Breaking News:

Dindik Jatim Beri Akses Khusus Bagi SMP yang Belum Entry Nilai Rapor

Dindik Jatim perpanjang jadwal pengisian nilai rapor dalam pra-pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK negeri 2021.

SURYA.CO.ID/Sulvi Sofiana
Kepala UPT TIKP Dindik Jatim, Alfian Majdie. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim perpanjang jadwal pengisian nilai rapor dalam pra-pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK negeri 2021.

Dari penutupan yang harusnya tanggal 10 April 2021, pukul 23.59, diperpanjang hingga Senin (12/4/2021), pukul 23.59 WIB.

Perpanjangan ini untuk memberikan kesempatan untuk sekolah yang belum entry nilai rapor siswa.

Kepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) Dindik Jatim, Alfian Majdie menuturkan berdasarkan data yang masuk pada sistem PPDB, Minggu (11/4/2021) malam, baru 87,52 persen lembaga baik SMP negeri maupun swasta yang baru melakukan pengisian nilai rapor.

Sedangkan jumlah siswa yang telah melakukan verifikasi nilai rapor hingga Senin siang yakni 11.747 siswa dari 343.269 lulusan SMP.

"Kami prediksi hari ini clear. Tapi jika masih ada sekolah belum entry nilai kami akan membukakan akses khusus kepada sekolah untuk entry nilai," kata Alfian, Senin (12/4/2021).

Hal itu dimaksudkan agar semua siswa lulusan SMP baik negeri ataupun swasta mendapat kesempatan yang sama dan berhak untuk mengikuti PPDB jatim 2021.

Dengan demikian, kata Alfian, bagi sekolah yang tidak mengentry nilai siswanya dalam sistem PPDB karena alasan apapun. Siswa akan diberi akses untuk upload nilainya sendiri.

"Siswa kami beri kesempatan untuk mengentry nilainya sendiri dengan disertai bukti foto rapor dan diverifikasi oleh petugas kami langsung. Jika sekolah tidak melakukan entry data nilai rapor," tegasnya.

Lebih lanjut, Alfian menjabarkan pada PPDB tahun ini, semua proses dilakukan secara online. Hal ini terpantau dari jumlah siswa yang mengakses Verifikasi Nilai Rapor, yakni melalui handphone 89,06 persen, Tablet 0,47 persen dan komputer atau laptop 10,47 persen.

Sementara itu, Ketua MKKS SMP Swasta Timur, Wiwik Wahyuningsih menuturkan Entry nilai rapor pada sistem PPDB untuk Kota Surabaya entry nilai rapor tersinkron dari Rapor online Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya seperti tahun sebelumnya.

"Karena sekolah sudah siap dan setiap semester kami selalu upload nilai siswa lewat rapor online, jadi untuk ppdb, aplikasi rapor online sudah tersinkron dengan sistem ppdb," ujarnya.

Perempuan yang juga menjabat Kepala SMP 17 Augustus 1945 ini juga menambahkan, dalam PPDB tahun 2020, sebanyak 43 persen siswa diterima, tujuh siswa di antaranya melalui jalur prestasi.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved