Breaking News:

Berita Mojokerto

Angel Wes; Bukannya Prihatin Pandemi, Tiga Emak di Mojokerto Malah Dipergoki Main Judi

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah terkait aktivitas perjudian

surya/mohammad romadoni
Tiga perempuan yang tertangkap bermain judi kartu diamankan di Polres Mojokerto Kota, Minggu (11/4/2021). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Ketika kondisi ekonomi sedang sulit akibat dampak pandemi Covid-19 masih sempat taruhan, sebutan yang tepat memang 'Angel Wes' .

Itu ditujukan pada tiga orang ibu rumah tangga (IRT) di Kota Mojokerto yang digerebek polisi lantaran bermain judi kartu di sebuah rumah kosong di Dusun Sukorame RT26/RW07 Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Ketiga emak yang ditangkap anggota Satreskrim Polres Mojokerto Kota itu juga tidak muda lagi, dan seharusnya menjadi contoh baik untuk anak-anaknya. Mereka adalah SP (42), AT (62) dan SL (58) seorang pejudi berinisial JW (66), petani setempat.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah terkait aktivitas perjudian di wilayah Utara sungai tepatnya di Desa Penompo.

"Kami menangkap empat pejudi yaitu tiga IRT dan barang bukti berupa alat judi kartu lintrik dan uang tunai senilai Rp 150.000," ungkapnya, Minggu (11/4/2021).

Deddy menyebut pihaknya sangat menyayangkan perbuatan para IRT yang bermain judi di tengah masa sulit pandemi Covid-19 seperti ini. Pihaknya menangkap pelaku perjudian lantaran perbuatan mereka meresahkan masyarakat dan sekaligus sebagai pelajaran agar tidak mengulangi perbuatanya.

"Pelaku judi dan barang bukti diamankan di Polres Mojokerto Kota guna penyelidikan lebih lanjut," terangnya.

Dari pengakuan para pelaku, mereka sudah melakukan perjudian kurang lebih sebulan terakhir. Adapun modusnya, mererka memasang taruhan uang dan membagikan masing-masing enam kartu lintrik.

Kemudian 12 lembar kartu lintrik dibuka di depan para pejudi untuk menyamakan kartu tersebut. Orang pemegang kartu paling cocok adalah pemenangnya dan mendapat uang taruhan. "Ya ape,s saya baru menang Rp 35.000, sudah ditangkap pak polisi," ucap pelaku SP.

SP mengaku bermain judi hanya kegiatan iseng untuk mengisi waktu sengang sekaligus menjajal peruntungan. "Tidak sering juga kok (berjudi, Red) cuma iseng begitu," tukasnya. ***

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved