Gempa di Jawa Timur

Gempa Bumi 6,7 SR, Atap Kantor Kecamatan Durenan Kabupaten Trenggalek Porak Poranda

Atap gedung di kantor tersebut ambrol. Genting dan plafon di lantai dasar dan lantai dua rusak cukup parah.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Bangunan di Kantor Kecamatan Durenan di Kabupaten Trenggalek yang porak poranda akibat gempa bumi, Sabtu (10/4/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Gempa bumi 6,7 SR yang berpusat di perairan barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021), mengakibatkan Kantor Kecamatan Durenan di Kabupaten Trenggalek porak poranda.

Atap gedung di kantor tersebut ambrol. Genting dan plafon di lantai dasar dan lantai dua rusak cukup parah.

Beberapa titik dinding gedung juga terpantau retak. Selain ambrol, beberapa sisi genting juga melorot.

Para pegawai mulai mengeluarkan puing-puing yang runtuh akibat gempa bumi beberapa saat setelah gempa terjadi.

Di kantor ini, kerusakan paling parah terjadi di lantai dua.

Puing-puing atap di area ruangan dan aula terlihat memenuhi bagian dalam ruangan.

Camat Durenan Burhan mengatakan, di bagian dalam lantai dua bangunan, masih ada plafon-plafon yang menggantung dan belum dibersihkan.

Baca juga: Pastikan Masyarakat Mendapat Infrastruktur Layak, Gus Ipul Bentuk Tim Saber Jalan Lubang

Baca juga: Berada di Lantai Empat Gedung saat Gempa Bumi 6,7 SR Terjadi, Bergegas Turun Lewat Tangga

Baca juga: Gempa Bumi 6,7 SR Terasa di Kota Pasuruan, Posko Parkir Kebonagung Retak

"Tadi masih ada plafon yang jatuh saat kami membersihkan. Tapi Alhamdulillah semua selamat," kata Burhan.

Ia mengatakan, saat gempa berlangsung, ada pengerjaan perbaikan saluran yang mampet di lokasi.

Untungnya, para tukang yang sedang bekerja bisa menyelamatkan diri.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, pihaknya secara cepat mengevakuasi alat-alat elektronik di dalam ruangan yang atapnya ambrol.

Jaringan listrik di lantai atas kantor juga diputus agar aman.

"Jadi kita sementara fokus di lantai bawah untuk aktivitas," katanya.

Selain bangunan utama kecamatan, kerusakan juga terjadi pada gedung Keluarga Berencana yang berada bersebelahan.

Karena luasannya kecil, kerusakan gedung ini terlihat minim dibanding bangunan utama kecamatan.

Untuk aktivitas ke depan, Camat mengaku akan mengoptimalkan bangunan lantai dasar. Lantai ini dianggap lebih aman sebab atapnya terbuat dari beton.

"Kemungkinan besar kami maksimalkan posisi bawah karena di bawah kami masih relatif terlindungi," sambungnya.

Pihaknya juga telah melaporkan kerusakan kantor akibat gempa bumi ini kepada jajaran Pemkab Trenggalek.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved