Ramadhan 2021 di Surabaya

Jadwal Sidang Isbat 1 Ramadhan 2021 Untuk Tentukan Awal Puasa, Ini Kata Kementrian Agama

Jadwal sidang isbat penentuan awal puasa 1 Ramadhan 2021 atau 1442 Hijriah. Berikut kata pihak Kementrian Agama (Kemenag).

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi | Editor: Musahadah
dok.surya
Tim rukyatul hilal Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, meneropong posisi bulan (hilal) saat rukyatul hilal. (Gambar diambil pada 2014 lalu) 

Penulis: Alif Nur | Editor: Musahadah

SURYA.CO.ID - Berikut jadwal sidang isbat untuk menentukan awal puasa 1 Ramadhan 2021 atau 1442 Hijriah.

Sebagai informasi, penentuan awal puasa Ramadhan, umumnya menggunakan dua metode yaitu melalui pemantauan hilal (rukyatul hilal) dan hisab.

Hilal adalah penampakan bulan baru atau sabit yang merupakan penanda dimulainya bulan baru dalam kalender Hijriah.

Sementara, rukyat merupakan aktivitas mengamati dan melihat hilal yang tampak di ufuk barat.

Baca juga: Doa Menyambut Ramadhan 2021 Menurut Ustadz Adi Hidayat, ini Bacaan Arab, Latin dan Terjemahannya

Baca juga: Kata-kata Ucapan Jelang Ramadhan 2021, Cocok Dikirim untuk Mohon Maaf dan Jalin Silaturahmi

Baca juga: 4 Amalan dan Doa Rasul Menyambut Ramadhan 1442H atau Puasa 2021, Bisa Menambah Pahala dan Hapus Dosa

Cara ini biasanya dilakukan menjelang matahari terbenam di beberapa titik yang sudah ditentukan.

Menurut kalender Hijriah, perhitungan hari dimulai saat matahari terbenam atau waktu magrib.

Setelah itu, tinggal menunggu kemunculan bulan sabit.

Jika minimal dua orang yang melihat hilal, sudah bisa dipastikan, malam itu sudah masuk tanggal 1.

Metode lain dalam penentuan awal puasa Ramadan yaitu dengan cara Hisab.

Metode ini menghitung pergerakan posisi hilal di akhir bulan untuk menentukan awal bulan seperti Ramadan.

Jika penentuan awal Ramadhan dengan rukyatul hilal harus melihat bulan baru atau sabit, maka pada metode hisab tak harus melihat hilal dengan mata kepala telanjang tetapi bisa menggunakan ilmu.

Dengan hisab, posisi hilal akan bisa diprediksi ada "di sana" sekali pun wujudnya tidak terlihat.

Hisab menggunakan perhitungan ilmu falak atau astronomi untuk menentukan bulan baru atau sabit.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved