Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Bappebti Kemendag Hadir di Malang, Gencarkan Edukasi Peran PBK

Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengoptimalkan peran perdagangan berjangka komoditi (PBK).

surya.co.id/sri handi lestari
Bappebti Kuliah umum tentang PBK di  Universitas Brawijaya di Malang, Jawa Timur, Selasa (6/4/2021).   

SURYA.co.id | SURABAYA - Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mengoptimalkan peran perdagangan berjangka komoditi (PBK).

Salah satunya, dengan menyelenggarakan kuliah umum tentang PBK di kampus-kampus di Indonesia.

Kali ini, Bappebti bekerja sama dengan Universitas Brawijaya di Malang, Jawa Timur, Selasa (6/4/2021).

Kegiatan ini  secara hybrid dan diikuti 50 orang peserta serta bertujuan memberikan perlindungan dan edukasi PBK kepada masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa.

Kuliah umum diisi sejumlah pejabat seperti, Kepala Bappebti Kemendag Sidharta Utama, Rektor Universitas Brawijaya Malang Nuhfil Hanani,  Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) Stephanus Paulus Lumintang, dan Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Fajar Wibhiyadi.

“Kedekatan mahasiswa yang merupakan generasi Y dan Z dengan teknologi telah membuka peluang untuk mengenal sejak dini mengenai PBK.

Dengan PBK, para mahasiswa dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, seperti perencanaan, akuntansi, bisnis internasional, teknologi informasi, dan pengambilan keputusan," ujar Sidharta.

Bappebti menggandeng Universitas Brawijaya karena merupakan salah satu Center of Excellence di Indonesia, khususnya di Jawa timur yang dapat berpartisipasi secara aktif dalam mempersiapkan sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Dunia akademisi menjadi salah satu tempat yang sangat baik dan kondusif untuk mengenalkan cara berinvestasi yang menarik, legal, dan aman. Akan sangat bermanfaat apabila pihak kampus dapat menawarkan PBK sebagai salah satu mata kuliah pilihan bagi mahasiswanya sebagai upaya memperkenalkan PBK," lanjut Sidharta.

Selain itu, memasuki  perubahan global dan digital di era VUCA yaitu volatile (bergejolak), uncertain (tidak pasti), complex (kompleks), dan ambigue (tidak jelas), kita harus mempersiapkan perubahan.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved