DPRD Surabaya
DPRD Ajak Warga Surabaya Manfaatkan Beasiswa Gemas, Reni Astuti: Cara Putus Mata Rantai Kemiskinan
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti (hijab orange) berdialog dengan sejumlah penerima Beasiswa Gemas dari Pemkot Surabaya.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
"Kita semua ingin anak-anak Surabaya ini semangat belajarnya berlipat. Mereka harus produktif dan bisa mengangkat martabat keluarga," tambah Reni.
Saat pendemi seperti sekarang, program beasiswa Gemas akan sangat dinantikan.
Bahkan Reni mendorong agar tidak hanya warga MBR yang mendapat fasilitas yang sudah mendapat SK pemkot ini.
Warga terdampak pandemi yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) semestinya juga bisa diakomodasi dengan beasiswa ini.
Mahasiswa Baru dan Lama
Untuk pendaftaran beasiswa ini melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya di Jl Jagir.
Pendaftaran dibuka saat memulai tahun ajaran baru.
Reni menyebut, tidak hanya mahasiswa yang baru diterima. Tapi juga mahasiswa lama yang belum mendaftar, bisa mendaftarkan diri.
"Untuk itu, Dindik dan tugas kita semua untuk menyosialisasikan program beasiswa ini secara masif hingga ke kampung-kampung.
Saya yakin akan lahir pemutus-pemutus rantai kemiskinan kota," kata perempuan alumnus ITS ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/wakil-ketua-dprd-kota-surabaya-reni-astuti-hijab-orange.jpg)