Sosok Teroris ZA dan Pengemudi Fortuner Berpistol dan Anggota Basis Shooting Club, Ini Kata Perbakin

Sosok pengemudi Fortuner, Muhammad Farid Andika (MFA) sama persis dengan teroris ZA yang memiliki pistol air soft gun dan anggota Basis Shooting Club.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase tangkapan layar
Baik teroris ZA maupun Muhammad Farid Andika selaku pengemudi Fortuner sama-sama memiliki kartu identitas Basis Shooting Club dan memiliki pistol air softgun. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Sosok pengemudi Fortuner, Muhammad Farid Andika (MFA) sama persis dengan teroris ZA ( Zakiah Aini) yang memiliki pistol air soft gun dan anggota Basis Shooting Club.

Seperti diketahui sebelumnya, teroris ZA tewas seketika ketika melakukan teror di Mabes Polri menggunakan pistol air soft gun. 

ZA ditembak polisi setelah menembakkan enam peluru dari pistolnya ke polisi yang berjaga di dekat ruangkerja Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Sedangkan kasus Muhammad Farid Andika adalah menodongkan pistol air soft gun kepada korbannya yang ditabrak dan warga yang ingin menolong.

Farid pun searang sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Metro Jaya.

Lantas, seperti apa sih Basis Shooting Club itu? Ini kata Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia ( Perbakin). 

Sekretaris Jenderal Perbakin, Firtian Judiswandarta menyatakan Basis Shooting Club adalah klub menembak yang ilegal.

Basis Shooting Club kini jadi ramai dibicarakan publik lantaran tersebar kartu identitas organisasi itu pada jasad terduga teroris di Mabes Polri, Zakiah Aini.

Baca juga: UPDATE Pengemudi Fortuner Sok-sokan Todongkan Pistol, Ngaku Polisi, Sembunyi hingga Jadi Tersangka

Terbaru, kartu identitas yang sama juga dipegang Muhammad Farid Andika, pengemudi Fortuner yang bergaya koboi saat menodongkan senjata kepada pengendara lain di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kartu identitas anggota Basis Shooting Club yang tersebar di media sosial dengan nama Zakiah Aini dan Muhammad Farid Andika.
Kartu identitas anggota Basis Shooting Club yang tersebar di media sosial dengan nama Zakiah Aini dan Muhammad Farid Andika. (Istimewa)

Dalam kartu identitas Basis Shooting Club keduanya juga terdapat logo Perbakin.

Sebenarnya apa organisasi itu? "Basis Shooting Club itu ilegal, saya nyatakan ilegal karena dia bukan anggota Perbakin," kata Firtian kepada Kompas.com (grup SURYA.co.id), Sabtu (3/4/2021).

"Shooting club-nya itu ilegal, makanya dia tidak bisa membina anggotanya sehingga anggotanya bermasalah terus.

Sudah pasti (izin) anggotanya juga ilegal," lanjut dia.

Dijelaskan Firtian, siapapun yang menjadi anggota klub menembak di bawah Perbakin akan mendapatkan penataran, pelatihan, uji coba, serta sertifikasi menembak.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved