Komentar Eks Teroris Pentolan JI soal 2 'Pengantin' Bom Makassar, Asal Usul Motor Terungkap
Mantan teroris dan pentolan Jamaah Islamiyah (JI), Ali Fauzi buka suara terkait insiden bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (
Diketahui, motor matic milik Hasniawati itu telah ditarik debt collector pada 2015 silam.
Tidak diketahui pasti bagaimana bisa motor yang sudah ditarik debt collector itu dipakai dua pengantin untuk melakukan bom bunuh diri.
Dilansir Tribun Timur, dua pelaku bom bunuh diri tewas di tempat setelah sempat diadang petugas keamanan gereja.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan, mengungkapkan jasad pelaku laki-laki masih berada di motornya.
Sementara jasad pelaku perempuan dalam kondisi lebih parah.
"Yang satu itu yang laki-laki masih menempel di motornya."
"Yang lebih parah lagi kondisinya ini yang perempuan," ujarnya, Minggu.
Identitas Pelaku

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar berjumlah dua orang, satu laki-laki dan satu perempuan.
Listyo Sigit mengatakan identitas pelaku laki-laki adalah L.
Sedangkan identitas pelaku perempuan masih diidentifikasi.
Keduanya, kata Listyo Sigit, merupakan bagian kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan pengeboman di Jolo, Filipina
"Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD yang pernah melakukan pengeboman di Jolo, Filipina," ujarnya, Senin (29/3/2021), dilansir Tribunnews.
Lebih lanjut, Listyo Sigit membeberkan sebanyak 20 anggota JAD sebelumnya telah berhasil diamankan beberapa waktu lalu.
Sebagai informasi, JAD tak seperti JI yang terstruktur di lapangan.