Jumat, 5 Juni 2026

Berita Blitar

Kembali Dioperasikan, Bus Sekolah Gratis di Kota Blitar Masih Sepi Penumpang

Padahal, saat kondisi normal, jumlah penumpang bus sekolah bisa mencapai 40 siswa.

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Petugas menyemprotkan hand sanitizer ke tangan siswa yang hendak naik bus sekolah di depan SMPN 5 dan SMPN 6 Kota Blitar, Rabu (24/3/2021) 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Blitar kembali mengoperasikan bus sekolah gratis untuk para siswa yang mulai mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka.

Tapi, kondisi bus sekolah gratis masih sepi penumpang hingga hari ketiga pelaksanaan kegiatan pembelajaran tatap muka, Rabu (24/3/2021).

Gilang, salah satu driver bus sekolah mengatakan, selama tiga hari ini, jumlah penumpang bus sekolah rata-rata hanya tiga sampai lima siswa.

Padahal, saat kondisi normal, jumlah penumpang bus sekolah bisa mencapai 40 siswa.

"Sebelum pandemi, kondisi penumpang bus sekolah selalu penuh," kata Gilang saat menunggu siswa pulang sekolah di depan SMP 5 Kota Blitar.

Baca juga: Pembunuh Kakek di Trenggalek Pernah Idap Skizofrenia, Polisi Akan Periksa Ulang Kondisi Kejiwaannya

Baca juga: Takmir Masjid di Surabaya Mulai Divaksin Jelang Puasa, Ketua PKK Ikut Pantau Puskesmas

Baca juga: Banyuwangi Luncurkan Teman Usaha Rakyat, Diberi Tugas Khusus Naikkan Kelas UMKM

Menurutnya, penumpang bus sekolah masih sepi karena siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka belum seluruhnya.

Siswa SMP yang mengikuti kegiatan pembelajaran tatap muka baru siswa kelas 7.

Kabid Angkutan Jalan dan Terminal Dishub Kota Blitar, Asrofi Romli mengatakan kondisi penumpang bus sekolah memang masih sepi.

Menurutnya, banyak siswa dan orang tua masih belum tahu kalau bus sekolah sudah dioperasikan lagi.

"Kami kembali menggencarkan sosialisasi ke siswa dan orang tua kalau bus sekolah sudah dioperasikan lagi," katanya.

Dikatakannya, ada delapan unit bus sekolah yang dioperasikan lagi untuk mengantar dan menjemput siswa secara gratis.

Di masa pandemi, Dishub menerapkan protokol kesehatan secara ketat bagi penumpang di bus sekolah.

Kapasitas bus sekolah hanya dibatasi maksimal 50 persen. Tempat duduk di dalam bus juga diberi tanda jaga jarak.

Siswa yang akan naik ke bus juga dicek suhu tubuh dan diminta cuci tangan menggunakan hand sanitizer.

"Kami juga rutin menyemprot cairan disinfektan di bus sekolah setiap sebelum dan sesudah digunakan," ujarnya.

BACA BERITA TERKAIT PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI KOTA BLITAR HARI INI

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved