Pembunuhan di Malang

Cewek Yatim Piatu yang Dibunuh di Malang Karena Terlibat Cinta Segiempat, Begini Ceritanya

Penangkapan W berlangsung tak lama setelah jasad Ayu ditemukan. W ditangkap di daerah Kepulungan, Kabupaten Pasuruan.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Anas Miftakhudin

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar saat dikonfirmasj enggan memberikan penjelasan terkait kasus ini.

Kapolres kelahiran Solok, Sumatera Barat ini akan menyampaikan rilis ungkap pembunuhan cewek pemandu lagu pada esok hari, Kamis (25/3/2021).
"Besok saya rilis mas," tutur mantan Kanit Idik V Satreskrim Polrestabes Surabaya ketika dihubungi melalui pesan singkat.

Seperti diketahui, kematian Setia Nurmiati (21) asal RT 6/RW 1 Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang sangat tragis, Selasa (23/3/2021).

Wanita cantik yang biasa dipanggil Ayu sebelum dihabisi pelaku diduga diperkosa terlebih dahulu.

Namun dimana perbuatan tersebut dilakukan, petugas Polsek Pakisaji, Polresta Malang masih mencoba menguak.

Pelaku juga menusukkan senjata tajam diduga pisau penghabisan ke perut korban hingga tembus lambung.

Kematian korban ditengarai akibat kehabisan darah.

Wanita muda itu ditemukan tewas di semak-semak pinggir jalan Raya Pepen Pakisaji, Kabupaten Malang.

Kapolsek Pakisaji, AKP Edi Purnama, menjelaskan korban saat ditemukan kondisinya setengah telanjang.

Ilustrasi pemandu lagu. Foto kanan : penemuan jasad cewek pemandu lagu tanpa busana di semak-semak Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (23/3/2021).
Ilustrasi pemandu lagu. Foto kanan : penemuan jasad cewek pemandu lagu tanpa busana di semak-semak Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (23/3/2021). (Kolase IST/SURYA.co.id/Erwin Wicaksono)

Petugas saat melakukan olah TKP, kaus lengan pendek warna hitam tersingkap hingga bagian dada. celana jeans korban melorot sampai paha.

"Jadi dia setengah telanjang. Kondisi baju terbuka hingga bagian dada. Sedangkan celananya melorot ke bawah," ujar AKP Edi saat dikonfirmasi.

Kapolsek, menjelaskan korban diduga punya konflik hubungan asmara. Ia menerangkan dirinya telah memeriksa sejumlah saksi.

Terkait adanya luka di tubuh korban, Edi belum bisa memastikan secara gamblang penyebab luka tersebut.

"Kalau luka tusuk itu dugaan. Karena diduga ada juga ada tulang rusuk yang patah. Lukanya kena debu jadi samar-samar. Masih dugaan semua. Saya tadi fokus evakuasi jenazah," beber Edi.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved