Berita Surabaya
UKM E-sport Untag Surabaya Gelar Diklat Angkatan Muda Secara Virtual Lewat Zoom Meeting
Diklat ini diperlukan sebagai pengetahuan dasar para anggota UKM akan kegiatan dan tujuan UKM.
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Unit Kegiatan Mahasiswa E-Sport Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) angkatan muda secara virtual melalui Zoom Meeting.
Pembina UKM e-Sport Untag, Supangat mengungkapkan, diklat ini diperlukan sebagai pengetahuan dasar para anggota UKM akan kegiatan dan tujuan UKM.
Namun, karena masih pandemi diklat dengan tema 'Open Minded' tersebut dilaksanakan secara daring selama dua hari.
"Pada kesempatan itu saya memberi sejumlah materi terkait pengorganisasian, seperti pengertian organisasi, azas organisasi, unsur-unsur organisasi dan lain sebagainya," ujarnya Selasa (23/3/2021).
Supangat memaparkan sebagai wadah, pengertian organisasi sendiri merupakan tempat di mana sekelompok manusia melakukan kerja sama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
"Hal itu tentunya telah dirumuskan dalam bentuk struktur organisasi," ujarnya.
Baca juga: Terkendala Infrastruktur, Kabupaten Trenggalek Belum Terapkan ETLE
Baca juga: Prostitusi Berkedok Panti Pijat di Kota Kediri Digerebek, Pelanggan Hanya Perlu Bayar Rp 150.000
Lebih lanjut, Supangat mengatakan dalam menjalankan sebuah organisasi terdapat aspek-aspek penting, di antaranya adanya kelompok orang yang saling bekerja sama, tujuan organisasi, pengelompokan tugas yang harus dikerjakan oleh anggota organisasi, tata tertib, wewenang serta tanggung jawab.
"Ada aspek-aspek penting yang perlu perhatikan dalam berorganisasi, seperti kerja sama antaranggota satu dengan yang lain demi tercapainya tujuan organisasi itu sendiri. Setiap departemen atau divisi harus memahami tugas dan tanggungjawabnya masing-masing," ujar Supangat.
Tidak hanya itu, Dosen Teknik Informatka tersebut juga menambahkan, koordinasi merupakan hal yang sangat penting dilakukan antar anggota organisasi.
Tanpa kerja sama dan koordinasi yang solid, kata Supangat, maka mustahil sebuah organisasi mampu berkembang dan mencapai tujuannya.
"Koordinasi juga sangat penting, terutama untuk menghindari miss communication. Dengan begitu tahap tahap ke depan untuk mengembangkan organisasi ini menjadi lebih jelas dan terarah. Jadi tidak akan terjadi tumpang tindih atau konflik yang justru menjadi hambatan," katanya.
