Breaking News:

Berita Banyuwangi

Anak Muda Banyuwangi Ekspor Produk Pereduksi Pestisida

Sebanyak 20 ribu liter cairan pengurang dosis obat-obatan kimia pertanian tersebut dikirim ke Malaysia.

surya.co.id/haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melepas ekspor perdana produk reduktan herbisida produksi PT. Pandawa Agri Industri (PAI). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Di tengah pandemi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melepas ekspor perdana produk reduktan herbisida produksi PT. Pandawa Agri Industri (PAI).

Sebanyak 20 ribu liter cairan pengurang dosis obat-obatan kimia pertanian tersebut dikirim ke Malaysia.

“Kami sangat gembira dengan produk ini, apalagi berhasil diekspor hingga manca negara. Saya akan meminta Dinas Pertanian untuk bisa berkolaborasi untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan di Banyuwangi,” kata Ipuk, Kamis (18/3/2021).

“Ini akan sejalan dengan program kami, di mana kami telah memberikan bantuan pengunaan pupuk organik sebanyak 800 liter di tiap desa,” imbuhnya.

Pelepasan tersebut dilakukan di pusat pabrik PAI di Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat Banyuwangi, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: 22 Keluarga Pasien Meninggal Karena Covid-19 di Ponorogo Akan Mendapatkan Santunan Rp 5 Juta

Baca juga: Bayi Perempuan Mungil Tak Berdosa Ditemukan di Semak Tepi Jalan Rengel Kabupaten Tuban

Baca juga: Buka Musrenbang RPJMD 2021-2026, Wali Kota Blitar Menyerap Usulan Dari Penyandang Disabilitas

Produk yang diekspor adalah Weed Solution, campuran yang digunakan untuk mengurangi dosis herbisida namun masih memiliki efektivitas yang sama dengan dosis tunggal.

Bupati Ipuk mengapresiasi ekspor produk reduktan herbisida ini yang digawangi oleh tiga putra daerah asal Banyuwangi. Produk inovatif ini menjadi bukti bahwa inovasi bisa melahirkan banyak peluang bisnis prospektif.

CEO dan Founder PT Pandawa Agri Industri Kukuh Roxa Putra mengatakan, perusahaannya telah mendapatkan pesanan perdana produk reduktan herbisida ‘Weed Solution’ dari perusahaan raksasa sawit asal Malaysia. Total pesanan dari Malaysia tersebut pada tahun 2021 ini mencapai 100 ribu liter.

“Sebenarnya pesanan sejak tahun lalu, namun karena pandemi sempat molor. Alhamdulillah, awal tahun ini dilanjutkan. Perusahaan sawit Felda tersebut sudah menganggarkan pembelian sebanyak 100 ribu liter selama tahun 2021. Pada ekspor perdana ini, kami kirim sebanyak 20 ribu liter dulu,” kata Kukuh.

PT Pandawa Agri Industri merupakan perusahaan agrokimia pertama di Indonesia asal Banyuwangi yang saat ini menjadi satu-satunya perusahaan yang memiliki inovasi dalam pengembangan produk pereduksi (reduktan) pestisida.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved