Berita Surabaya
Yusuf Husni Maju Jadi Calon Ketua Umum Kosgoro 1957, Bertekad Lakukan Ini
Yusuf Husni telah mengambil formulir pendaftaran pada Mubes yang berlangsung hingga 8 Maret ini.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Ketua PDK Kosgoro 1957 Jawa Timur, Yusuf Husni memantapkan diri untuk maju sebagai calon ketua umum Kosgoro 1957 di Mubes IV.
Yusuf bertekad untuk membawa Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau Kosgoro 1957 itu kembali ke khittah organisasi.
"Khittah Tri Darma yaitu pengabdian, kerakyatan dan solidaritas," kata Yusuf Husni, Sabtu (6/3/2021).
Yusuf Husni telah mengambil formulir pendaftaran pada Mubes yang berlangsung hingga 8 Maret ini.
Formulir itu diambil dengan diwakili Sukriyanto, Ketua PDK Kosgoro 1957 Kota Madiun.
Yusuf telah membulatkan tekad untuk maju lantaran merasa organisasi Kosgoro 1957 ini harus kembali pada tracknya.
Baca juga: Kabupaten Lamongan Kembali Menerima Kiriman 13.940 Vaksin Covid-19 Sinovac
Baca juga: Jalan Tembusan Exit Tol Malang Menuju Sulfat Bakal Dikerjakan Tahun 2021
Baca juga: Wabup Kediri Dewi Maria Ulfa Dorong Fatayat NU Jadi Garda Terdepan Bantu Penanganan Covid-19
Yaitu, sebagai organisasi kemasyarakatan yang bergerak di bidang pengabdian.
"Khususnya di bidang perekonomian, pendidikan, dan sosial budaya yang orientasinya untuk kepentingan rakyat yang dilakukan secara solidaritas," terangnya.
Hal itu penting, lantaran Kosgoro 1957 agar tidak terjebak pada kepentingan politik dan melupakan tupoksi
Selama ini, tupoksi organisasi dianggap kurang mendapat perhatian lantaran sibuk dengan politik.
"Padahal, kita bukan organisasi alat kekuasaan. Boleh seperti itu tapi sebagai penyeimbang," tambahnya.
Keyakinan untuk maju itu semakin bulat lantaran Jawa timur menjadi daerah penting dalam perjalan Kosgoro 1957. Yaitu, menjadi tempat kelahiran Kosgoro 1957.
"Sehingga kami punya kewajiban untuk meluruskan arah perjuangan Kosgoro ini," ungkapnya.
Dia berharap, Mubes itu dapat berlangsung secara demokratis. Keputusan yang diambil disandarkan pada musyawarah mufakat.
Sebab, dia meyakini, niat yang baik harus dilakukan dengan cara baik pula.
"Untuk mubes ini jangan ditradisikan untuk proses kepemimpinan ini melalui voting. Semua harus melalui musyawarah," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/yusuf-husni-maju-ketua.jpg)