Jumat, 1 Mei 2026

Masa Lalu Youtuber Makassar yang Tewas Dibunuh Pacar Aisyah Alfika: Pernah Belajar di Sekolah Dhuafa

Terungkap masa lalu Ari Pratama, youtuber Makassar yang dibunuh kekasihnya, Aisyah Alfika. 

Tayang:
Editor: Musahadah
kolase tribun timur
Ari Pratama, Youtuber Makassar yang dibunuh kekasihnya, Aisyah Alfika. Masa lalu Ari Pratama terungkap. 

SURYA.CO.ID, MAKASSAR - Terungkap masa lalu Ari Pratama, youtuber Makassar yang dibunuh kekasihnya, Aisyah Alfika

Ternyata Ari Pratama pernah belajar di Sikola Mangkasara, sekolah nonformal khusus bela diri bagi anak-anak kaum dhuafa, di Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Meski tak menyelesaikan sekolahnya di Sikola Mangkasara, namun sosok Ari Pratama ternyata cukup dikenal oleh guru-gurunya. 

Hal ini terungkap dari unggahan pendiri dan guru Sikola Mangkasara, Sri Rahmi Ami melalui akunnya di Facebook dan Instagram, Sabtu (6/3/2021), sehari setelah tewasnya Ari Pratama.

Baca juga: Biodata Aisyah Alfika, Mahasiswi yang Nekat Bunuh Selebgram Makassar, Ini Kronologi dan Motifnya

Baca juga: Sosok Nia Kurniasih, Muncikari Cewek Bandung yang Tewas di Hotel Lotus: Juga Lacurkan Anak Kandung?

Sri Rahmi Ami mengenang almarhum sebagai sosok irit bicara, namun punya jiwa seni yang bagus dan termasuk anak berperangai baik.

Dia pun memperlihatkan sosok Ari Pratama kecil bersama teman-temannya di Sikola Mangkasara.

Ari Pratama tak sempat menuntaskan pendidikan nonformalnya di situ.

Dia keluar secara diam-diam, namun tetap menyisakan kenangan bagi guru dan pelatihnya.

Berikut postingan Sri Rahmi Ami di Instagram, selengkapnya:

"Hari Jum'at, 5 Maret 2021, sosial media khususnya Makassar dan sekitarnya digemparkan dengan kasus pembunuhan selebgram, Ari Pratama (AP), oleh kekasihnya di salah satu wisma di kota Makassar.

Siang menjelang sore ketika berada di warung Bakso Lembo dapat kabar dari salah satu pendiri Sikola Mangkasara , kak Yeyen Ibukna ArsyilAbrar bahwa AP tewas dibunuh. Dikirimlah linknya via instagram. Tak langsung percaya dengan berita itu, di waktu yang hampir bersamaan, ex anak binaan Sikola Mangkasara yang menghubungi saya bahwa AP tewas.

Masih belum percaya, saya bertanya di grup khusus anak-anak binaan kami karena di grup itu ada saudaranya AP yang masih berstatus sebagai prajurit langit (sapaan anak-anak binaan Sikola Mangkasara), dan lagi dapat info dari murid bahwa iya benar AP tewas.

Innalilahi wa inna ilaihi roji'un. AP pernah menjadi bagian dari kisah Sikola Mangkasara selama beberapa tahun. Masa kecilnya hampir dihabiskan bersama kami.

Ari, begitu kami menyapanya. Anak yang irit bicara dan punya jiwa seni yang bagus di kala itu termasuk anak yang berperangai baik. Yaa walaupun ketika dia keluar dari Sikola Mangkasara tidak sempat pamit karena sesuatu dan lain hal. Dia bergabung di Sikola Mangkasara sekitar tahun 2009, bangunan Sikola Mangkasara masih jadoel, belum seperti saat ini.

Tak banyak yang bisa saya kisahkan dari beliau, cukup gambar yang berbicara bahwa betapa ceria, optimis, dan baiknya anak ini. Tak ada yang menyangka dia menutup hidupnya dengan cara tragis.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved