Breaking News:

Berita Sidoarjo

Pabrik Krupuk Tahu Cap Gajah Berbahan Boraks di Sidoarjo Digrebek Polisi, Sebanyak 3,9 Ton Disita

Sebuah pabrik krupuk tahu di Desa Pagergumuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo digrebek polisi. Krupuk itu pakai bahan baku bleng atau boraks.

SURYA.co.id/M Taufik
Krupuk tahu Cap Gajah yang mengandung bahan bleng atau sejenis boraks siap edar sebanyak 3,9 ton dalam 787 plastik kemasan 5 kilogram disita polisi. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Sebuah pabrik krupuk tahu di Desa Pagergumuk, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo digrebek polisi.

Penyebabnya, produsen krupuk itu menggunakan bahan baku bleng atau bahan kimia seperti boraks.

Dalam penggerebekan ini, petugas mengamankan pasangan suami istri (pasutri) pemilikUD Ridho Mashur tersebut, SN dan ST.

Polisi juga menyita krupuk tahu Cap Gajah yang mengandung bahan bleng siap edar sejumlah 3,9 ton dalam 787 plastik kemasan 5 kilogram.

"Sekain itu, petugas juga menyita barang bukti sekitar 1,4 ton bahan bleng atau yang berjumlah 58 sak," kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latif, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, pengungkapan perkara ini bermula dari laporan masyarakat terkait adanya peredaran kerupuk berbahan boraks.

Polisi membeber tersangka dan barang bukti penggerebekan krupuk berbahan boraks.
Polisi membeber tersangka dan barang bukti penggerebekan krupuk berbahan boraks. (SURYA.co.id/M Taufik)

Dari sana petugas kemudian melakukan penelusuran.

"Setelah dipastikan, kemudian dilakukan penangkapan ini.

Pemilik dan barang buktinya langsung kita bawa ke Polresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan," lanjut Wahyudin Latif.

Dalam pemeriksaan diketahui krupuk tahu berbahan bleng ini sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved