Berita Trenggalek

Hari Pertama Masuk Kerja Usai Dilantik, Bupati Trenggalek Kebut Vaksinasi Tahap Kedua

Salah satu yang dibahas dalam rapat itu, yakni percepatan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin - Syah M Natanegara memimpin rapat bersama di hari pertama kerja, Senin (1/3/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Hari pertama masuk kerja setelah dilantik, Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin - Syah M Natanegara langsung menggelar rapat online bersama para pejabat di lingkup pemkab, Senin (1/3/2021).

Salah satu yang dibahas dalam rapat itu, yakni percepatan pelaksanaan vaksinasi tahap kedua.

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu menjelaskan, masih ada sekitar 5 ribu dosis vaksin yang bisa dimanfaatkan dalam waktu dekat.

Sebelumnya, Pemkab Trenggalek telah menerima 12 ribu dosis vaksin untuk vaksinasi tahap dua mulai 23 Februari 2021.

Artinya dalam sepekan pelaksanaannya, Trenggalek telah menyuntikkan sekitar 7 ribu dosis vaksin kepada para sasaran.

"Kami meminta untuk percepatan vaksin. Masih ada 5 ribu dosis yang kita prioritaskan untuk tenaga pendidik, para kiai dan tenaga pengajar di pesantren dan madrasah diniyah, pedagang pasar tradisional, dan pelaku wisatawan," ungkap Mas Ipin, usai rapat.

Baca juga: Identitas Wanita 20 Tahun yang Dibunuh di Hotel Kota Kediri Terungkap, Berasal dari Kota Bandung

Baca juga: DPRD Surabaya Rapat Paripurna Gelar Serah Terima Jabatan Wali Kota

Baca juga: BREAKING NEWS Petani Ponorogo Temukan Empat Mortir saat Bersih-bersih Ladang

Mas Ipin menargetkan, 5 ribu dosis vaksin sisa dapat diberikan kepada para sasaran dalam empat hari ke depan.

Caranya, pihaknya akan memaksimalkan vaksinasi di Puskesmas-Puskesmas yang tersedia.

Setelah itu, pihaknya tinggal menunggu pengiriman jatah vaksin dari pemerintah pusat lewat pemerintah provinsi untuk suntikan dosis kedua.

"Sekarang kita gelar 2-3 sesi vaksinasi di puskesmas untuk percepatan. Untuk vaksinasi dosis pertama OPD sudah selesai. Sehingga kita lanjut tuntaskan untuk sasaran berikutnya," sambung dia.

Dengan percepatan itu, Mas Ipin berharap, pembelajaran tatap muka bisa lebih cepat dijalankan.

Ia menargetkan, pembelajaran tatap muka untuk tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP bisa digelar paling lambat pertengahan Maret atau awal April 2021.

Itu artinya, pembelajaran tatap muka di Trenggalek bisa lebih cepat dibanding target pemerintah pusat, yakni pada Juli mendatang.

Selain itu, percepatan vaksinasi untuk pelaku wisata juga diharapkan dapat mempercepat pembukaan destinasi wisata.

"Sehingga sekolah tatap muka bisa digelar dengan protokol kesehatan secara lebih aman, pasar lebih aman dari covid, dan destinasi wisata pun demikian," ucap dia.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved