Breaking News:

Berita Gresik

Kasus Pembuangan Limbah B3 di Cerme Gresik Diduga kembali Menguap, Polisi Belum Temukan Pelaku

Penanganan kasus pembuangan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme masih belum menunjukkan titik terang.

surya.co.id/willy abraham
Polisi saat mendatangi lokasi penemuan limbah B3 di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik, Rabu (17/2/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Penanganan kasus pembuangan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)di Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme masih belum menunjukkan titik terang.

Diduga kasus pembuangan limbah ini bernasib seperti kasus-kasus sebelumya yang menguap.

Satreskrim Polres Gresik saat dikonfirmasi memilih bungkam menanggapi kasus tersebut.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga, memilih bungkam saat dikonfirmasi.

Dia hanya melihat saja, pesan yang menanyakan sejauh mana proses penyelidikan penemuan limbah berbahaya di dekat rumah warga itu.

Dihubungi melalui sambungan seluler, tidak kunjung memberi respons apapun hingga berita ini diunggah.

Kanit Tipiter Satreskrim Polres Gresik, Ipda Suparlan juga tak kunjung memberikan informasi perkembangan kepada awak media. Suparlan enggan menanggapi apapun.

Limbah B3 di Kecamatan Cerme yang ditemukan baru-baru ini adalah satu di antara rentetan kasus pembuangan limbah yang tidak kunjung menemui titik terang.

Bahkan, lebih dari 100 hari, polisi belum bisa mengungkap kasus pembuangan limbah B3 di area bekas pergudangan di wilayah hukum Polres Gresik tepatnya di Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti sejak pertengahan Oktober tahun 2020.

Kemudian limbah B3 yang ditemukan di Dusun Rayung, Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean. 

Halaman
123
Penulis: Willy Abraham
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved