Breaking News:

Berita Malang Raya

Hidupkan Kembali Pariwisata di Kota Malang, Ada 50 Event yang Akan Digelar di Tahun 2021

Kegiatan yang rencananya bakal dimulai sejak April 2021, lebih banyak dilakukan di sejumlah kampung tematik di Kota Malang.

surya.co.id/rifky edgar
Suasana dalam Kampung Warna-Warni Jodipan saat ditutup dalam masa pandemi Covid-19, Sabtu (22/8). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Ingin kembali menggairahkan sektor pariwisata di Kota Malang, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) bakal menggelar 50 event pariwisata di tahun 2021.

Kegiatan yang rencananya bakal dimulai sejak April 2021, lebih banyak dilakukan di sejumlah kampung tematik di Kota Malang.

Total kegiatan yang sudah direkap Disporapar sebanyak 40 event yang bakal digelar di kampung tematik.

Sementara kegiatan lain yang menjadi event besar ialah Malang Flower Carnival.

"Karena Januari sampai Maret ini kita PPKM, jadi kegiatan dimulai pada April 2021 dengan catatan penerapan protokol kesehatan yang ketat," ucap Kepala Disporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni, Jumat (19/2/2021).

Baca juga: Antisipasi Longsor dan Jalan Retak, Sumur Pelega akan Dibuat di Kawasan Payung Kota Batu

Baca juga: Soal dan Jawaban SBO TV SD Kelas 1 2 3 4 5 6 Hari Ini Sabtu 20 Februari 2021 Program GURUku

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Derbi Merseyside Liverpool vs Everton, Chelsea Tantang Southampton

Meski demikian, sejumlah kegiatan wisata yang berlangsung di kampung tematik tidak dibiayai Disporapar.

Akan tetapi Disporapar hanya membantu dalam hal promosi guna membangkitkan kembali gairah wisata di Kota Malang saat pandemi Covid-19.

"Jadi kami hanya menginventarisir even-event yang dilakukan masyarakat. Terutama yang dilakukan di kampung tematik. Karena mereka mengangkat potensi lokal yang ada," ucapnya.

Selain membantu dalam hal promosi, Disporapar juga membantu mendistribusikan alat-alat kesehatan seperti masker dan lain-lain.

Pihaknya juga mengizinkan penyelenggaraan kesehatan asalkan harus sesuai dengan Surat Edaran yang telah dikeluarkan oleh Wali Kota Malang.

"Seperti pengunjung nanti harus ada pembatasan minimal 50 persen dan harus memakai masker. Saya kira masyarakat sudah paham dengan kondisi pandemi. Tapi walaupun itu kita harus tetap berekspresi. Tidak boleh berhenti dengan batasan-batasan," tandasnya. (Rifky Edgar)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved