Breaking News:

Polisi Terjerat Narkoba

Update Kompol Yuni Purwanti Terjerat Narkoba, Pukulan Telak bagi Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Kasus eks Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuini Purwanti Kusuma Dewi diduga terjerat narkoba ibarat pukulan telak bagi Kapolri Listyi Sugit Prabowo.

Kolase Youtube Surya.co.id
Kompol Yuni Kapolsek yang Terjerat Narkoba Terancam Hukuman Mati. Lahir di Sidoarjo, Ini Biodatanya. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Kasus eks Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuini Purwanti Kusuma Dewi diduga terjerat narkoba ibarat pukulan telak bagi Kapolri Listyi Sugit Prabowo.

Seperti diketahui, Kompol Yuni Purwnti ditangkap di sebuah hotel di Bandung tiga hari yang lalu diduga sedang asyik menggunakan narkoba.

Kompol Yuni Purwanti ditangkap bersama 11 oknum Polsek Astana Anyar lainnya oleh Bareskrim Polri dan Polda Jabar.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S. Pane menegaskan, kasus Kompol Yuni Purwanti tantangan bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bahwa narkoba bukan hal main-main lagi.

Baca juga: Siapa Kompol Yuni Purwanti? Kapolsek Astanaanyar Terjerat Narkoba Dekat Warga: Kami Sayang Bunda

"Ini sudah menggerogoti jantung kepolisian dimana seorang Kapolsek perempuan tega-teganya memimpin anak buahnya untuk narkoba bareng," katanya.

Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti yang Diduga Terjerat Narkoba. Rangkuman fakta tentangnya ada di artikel ini. Mulai biodata hingga kekayaannya
Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti yang Diduga Terjerat Narkoba. Rangkuman fakta tentangnya ada di artikel ini. Mulai biodata hingga kekayaannya (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Bagaimana pun kasus yang sangat memalukan ini, dikatakan Neta, merupakan pukulan telak bagi Polri, khususnya bagi Kapolri yang baru.

"Maka itu, kasus ini agar ini diusut tuntas agar diketahui apakah ke-12 polisi itu merupakan bagian dari sindikat narkoba di Jawa barat atau hanya sekadar pemakai.

Tapi mengingat jumlah mereka begitu besar patut diduga mereka adalah sebuah sindikat," katanya.

Neta berharap dalam proses di pengadilan, ke-12 polisi itu dijatuhi vonis hukuman mati karena sudah mempermalukan institusi Polri dan mencederai rasa keadilan publik.

Menurutnya, saat ini anggota Polri sangat rawan terlibat narkoba, bahkan kerap menjadi incara para bandar untuk memanfaatkannya, baik sebagai backing maupun sebagai pengedar atau pemakai.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved