Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Penjualan Kitchen Appliances selama 2020

Penjualan produk kitchen appliances selama pandemi covid 19 di tahun 2020, tercatat mengalami peningkatan yang cukup tajam.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya.co.id/sri handi lestari
Hanggara Yulia Putra (kanan), Branch Coordinator Modena Indonesia saat menyerahkan hadiah dari undian Hujan Modena kepada pemenang atas nama Edi Murtono (tengah) di Supermarket Depo Bangunan, Gedangan, Sidoarjo, Senin (15/2/2021). 

SURYA.co.id |SURABAYA - Penjualan produk kitchen appliances atau peralatan dapur selama pandemi covid 19 di tahun 2020, tercatat mengalami peningkatan yang cukup tajam.

Hal ini tak lepas dari meningkatnya kegiatan memasak di rumah, dan usaha mikro kecil hingga menengah yang memanfaatkan sektor makanan dan minuman selama pandemi.

"Selama pandemi covid 19 di tahun 2020, penjualan produk kitchen appliances kami mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi.

Bisa mencapai 70 persen," kata Hanggara Yulia Putra, Branch Coordinator Modena Indonesia, disela penyerahan hadiah kepada konsumen Modena yang menjadi salah satu pemenang undian Hujan Modena, Senin (15/2/2021).

Kitchen Appliances Modena ini meliputi kompor gas tanam, kompor oven gas, standing oven dan kompor, hooker, kitchen sink, dan peralatan dapur lainnya.

Selain kitchen appliances, Modena juga mencatatkan kenaikan penjualan yang cukup besar untuk produk chest freezer atau kotak pendingin yang mampu tumbuh hingga 50 persen.

Menurut Angga, sapaan akrab Hanggara Yulia Putra, pandemi yang membuat masyarakat harus banyak berada di rumah, membuat kehadiran alat pendingin sangat penting.

"Kulkas atau lemari es mungkin sudah ada. Tapi kini kehadiran freezer di rumah untuk menyimpan makanan beku ditengah banyaknya produk makanan beku menjadi penting," ungkapnya.

Tidak hanya konsumsi sendiri tapi juga sudah mendukung usaha kuliner rumahan yang cukup menjamur selama pandemi ini.

Secara umum untuk semua produk, Modena Indonesia mengatakan pertumbuhan sekitar 20 persen di tahun 2020.

Untuk tahun 2021, Angga optimis penjualan akan mengalami peningkatan kembali dengan adanya program vaksinasi sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas.

"Karena itu kami juga banyak menyediakan produk, memperluas jaringan serta menyiapkan MEC (Modena Experience Center) di bebeberapa daerah di tahun 2021 ini," jelas Angga.

Pasar Jawa Timur (Jatim), menurut Angga sangat potensial mendukung kinerja penjualan di tahun ini.

Hal ini tak lepas dari meningkatnya pemukiman-pemukiman baru, proyek apartemen, hotel dan tempat wisata yang potensial menjadi pasar produk Modena.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved