Minggu, 19 April 2026

Berita Malang Raya

Pembangunan Mal Pelayanan Publik di Kota Malang Ditargetkan Selesai Agustus 2021

Pembangunan pun akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2021.

surya.co.id/rifky edgar
Mal Alun-alun Kota Malang yang nantinya akan dijadikan sebagai Mal pelayanan publik, Jumat (12/2/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Rencana Pemerintah Kota Malang untuk membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di Alun-Alun Mal lantai tiga Kota Malang bakal terealisasikan tahun 2021.

Pembangunan pun akan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan dapat beroperasi pada Agustus 2021.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan, nantinya jumlah instansi pelayanan publik yang melayani di MPP berkurang dari yang ditargetkan semula.

Dari semulanya ada 400 instansi layanan publik, saat ini ditargetkan hanya ada sekitar 150-250 layanan publik di MPP nanti.

"Tahun kemarin kan ada recofusing anggaran. Jadi nanti jumlah pelayanan menyesuaikan dengan anggaran kita. Mungkin ada sekitar 250 layanan publik dari target kita 400 layanan," ucapnya, Jumat (12/2/2021).

Hari Ini 1 Rajab 1442 H: Boleh Puasa Meski Tidak Sahur, Syarat Baca Niat Puasa Rajab Sebelum Dzuhur

Pemkot Surabaya Keluarkan Surat Edaran Khusus, Larang Perayaan Valentine saat Pandemi Covid-19

Tahun Baru Imlek, TSP Ajak Wisatawan Berkenalan dengan Jaliteng, Banteng Jawa

Keinginan Sutiaji untuk menyediakan MPP agar dapat mempermudahkan masyarakat dalam mengurus beragam pelayanan dan perizinan.

Oleh karenanya, penempatan MPP yang berlokasi di Alun Alun Mal menjadi tempat strategis yang diharapkan dapat lebih mudah dijangkau oleh masyarakat.

"Seperti di kita pelayanan pajak dan lain-lain dari unsur Pemkot Malang semua akan dilayani di sana. Termasuk dari instansi lainnya," ucapnya.

Pembangunan MPP sendiri sebelumnya dianggarkan senilai Rp 7,8 Miliar yang diambil dari APBD 2020.

Akan tetapi, akibat adanya pandemi Covid-19, anggaran pembangunan MPP terkena recofusing, dan menjadi Rp 2,5 Miliar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Pelayanan Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Kota Malang, Erik Santoso mengatakan, adanya recofusing anggaran tersebut membuat pembangunan MPP dilakukan secara bertahap.

Saat ini sedang dalam proses review design, yang kemudian dilanjutkan ke proses lelang untuk pembangunan.

"Sebenarnya tahun kemarin designnya sudah siap. Cuma kena recofusing. Jadi harus disesuaikan lagi dengan anggaran yang ada," ucapnya.

Dalam tahap pertama pembangunan MPP nanti, pihaknya kini juga sedang mengkaji, pelayanan apa yang akan menjadi prioritas awal untuk didahulukan.

Mengingat ada sekitar 150-250 layanan publik yang akan buka ketika MPP akan dioperasikan pada Agustus 2021 mendatang.

"Yang jelas pelayanan dari Pemkot Malang yang kita dulukan. Sembari kita tata lagi di fase review design ini. Karena pembangunannya kan juga bertahap. Dan semoga di PAK nanti ada anggaran tambahan untuk menuntaskan," tandasnya. (Rifky Edgar)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved