Berita Surabaya
Wawancara Eksklusif dengan Dokter di Surabaya yang Mendapat Ancaman Pembunuhan, dr Dewa Nyoman
Seorang dokter dari salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, dr Dewa Nyoman mendapat ancaman pembunuhan dari akun @neofasisme
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Upaya mengedukasi masyarakat akan penerapan protokol kesehatan melalui sosial media memang tidak selalu mendapat respon positif
Seperti yang dialami oleh seorang dokter dari salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, dr Dewa Nyoman Sutayana SH MH MARS yang menerima ancaman pembunuhan dari akun @neofasisme usai memberikan komentarnya di sebuah unggahan akun Instagram, Minggu (31/1/2021).
Dokter yang bertugas di Surabaya ini mengomentari unggahan yang menampilkan pemuda sedang mengabaikan protokol kesehatan.
Karena merasa mulai terancam, dr Dewa berencana melaporkan akun @neofasisme ke pihak kepolisian.
Alumnus Universitas Airlangga ini mengungkapkan ancaman yang diterimanya dari akun tersebut bukan pertama kali diterima. Berikut wawancara Harian Surya dengan dr Dewa sebelum melaporkan akun tersebut ke Polda Jatim.
1. Sejak kapan mulai mendapat ancaman dari akun @neofasisme ?
Akun ini muncul sekitar kurang dari enam bulan, tapi dengan kemunculannya itu entah kenapa menyerang akun saya. Suka ngetag dan mention saya ataupun tirta (dr Tirta).
Tag nya juga macam-macam, dengan bahasa yang kasar mulai menghujat, main fisik dan lainnya.
Dasarnya akun ini menyerang saya sudah lama, baik di postingan saya, di publik maupun di direct message.
Riwayatnya akun ini ya seperti ini sama saya, padahal saya nggak kenal juga.
Sejak awal akun ini ada, mulai dari followernya masih ratusan hingga sekarang ribuan sering menyerang saya.
2. Memangnya apa yang disoroti oleh akun ini biasanya?
Akun ini kontra sekali dna tidak percaya Covid-19. Akun ini mempercayai Covid-19 sebagai plandemic, sehingga postingan dia selalu mengungkapkan bahwa pandemi ini hanya konspirasi oleh elit global.
Dan dia menyerang kami yang beredukasi, ya kumpulan dokter yang memang senang memberikan edukasi.
Setiap postingan saya kemudian di counter dan dibantah dengan nada keras.