Berita Surabaya
Dari Lapas Porong, Napi Pembunuhan Sebar Hoax Kasdim Gresik Meninggal Disuntik Vaksin, Katanya Iseng
TT (44) selaku penyebar hoaks Kasdim Gresik meninggal setelah disuntik vaksin Covid-19 menyebarkan dari Lapas Porong menggunakan HP-nya sendiri.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id | SURABAYA - TT (44) selaku penyebar hoaks Kasdim Gresik meninggal setelah disuntik vaksin Covid-19 menyebarkan dari Lapas Porong.
Dia menyebarkan hoaks tersebut dari balik jeruji besi menggunakan handphone (HP) sendiri yang diselundupkan temannya.
TT merupakan narapidana (napi) kasus pembunuhan.
Setelah ditangkap polisi, pengakuan penyebar hoaks itu juga membikin jengkel publik lantaran dilakukan karena iseng.
Sebelumnya, setelah hoaks itu viral, Mayor Inf Sugeng Riyadi selaku Kasdim 0817/Gresik melaporkan kepada Polres Gresik.
Kepala Lapas (Kalapas) Porong Gun Gun Gunawan mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian menindaktegas napi tersebut.
"Sudah ditangani secara bersama dengan pihak kepolisian Polres Gresik.
Yang jelas sudah kami tindak.
Udah kita (masukkan) sel khusus sesuai dengan ketentuan karena pelanggaran berat," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu, (20/1/2021).
Ke depannya pihaknya tidak akan memberi remisi dan hak-haknya.
Masih kata Gun Gun, menurut pengakuan tersangka bahwa dia dapat ponsel dari temannya yang diselundupkan.
"Pengakuannya di BAP dia mendapat HP dari temannya yang bersangkutan ditahan pada tahun 2019," lanjutnya.
Modusnya, tersangka TT mengaku hanya iseng saja.
TT sendiri sudah dipindah sel.
Adapun berapa lamanya bisa satu bulan atau lebih.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kasdim-0817gresik-mayor-inf-sugeng-riyadi-tiga-dari-kanan.jpg)