Berita Pasuruan
Ada Pandemi Covid-19, Dispendukcapil Kabupaten Pasuruan Layani Masyarakat Lewat Kopi Daring
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menciptakan sebuah program Kopi Daring atau Konsultasi Pelayanan dan Informasi Secara Daring.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, PASURUAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pasuruan terus berinovasi untuk tetap memberikan pelayanan untuk masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Meski di tengah pandemi Covid-19, Dispendukcapil tetap berusaha konsisten memberikan pelayanan meski semuanya sudah diubah melalui daring atau secara online selama pandemi.
Ini adalah salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, dan meminimalisir munculnya kluster penyebaran, tapi pelayanan tetap bisa diberikan dan berjalan.
Salah satu inovasi yang dilakukan adalah menciptakan sebuah program Kopi Daring atau Konsultasi Pelayanan dan Informasi Secara Daring.
Program ini akan membantu masyarakat yang sedang membutuhkan informasi.
"Tapi bedanya, pelayanan pemberian informasi atau konsultasi ini dilakukan secara daring. Jadi tidak tatap muka seperti dulu, cukup melalui aplikasi saja," kata Kepala Dispendukcapil Yudha Triwidya Sasongko, Senin (18/1/2021).
Baca juga: Banjir Susulan Kembali Landa Dua Desa di Tempurejo Kabupaten Jember, Sejumlah Warga Mengungsi
Baca juga: Banjir Kota Malang, BPBD Imbau Warga Tetap Waspada dan Hati-hati : Intensitas Hujan Tinggi
Baca juga: Menteri Sosial Tri Rismaharini : Tandon Air Bersih Penting di Kawasan Rawan Bencana
Baca juga: Duka Pengantin Baru di Kota Malang, Sang Suami Jadi Korban Tanah Longsor Berharap Ditemukan Selamat
Dia menjelaskan, masyarakat yang sedang membutuhjan informasi ataupun konsultasi tidak perlu lagi datang dan antre di perkantoran Raci.
Cukup menghubungi layanan WhatsApp Dispendukcapil ini.
"Semuanya sudah lengkap dan bisa diakses melalui website resmi kami. Jadi, masyarakat cukup mendaftar saja, nanti kami akan yang memandu mereka untuk mengatasi keluhannya," jelas dia.
Setelah registrasi, kata Yudha, sapaan akrabnya, pihaknya akan mengatur jadwal konsultasi secara online.
Biasanya, pihaknya akan memilah masyarakat yang sedang membutuhkan layanan pembuatan akta, KK atau dokumen lainnya.
"Nanti setelah ada jadwal, kami akan melayani mereka. Bisa melalui aplikasi zoom meeting, atau video call. Kami akan menyesuaikan aplikasi yang dimiliki masyarakat. Jadi konsultasinya dilakukan secara online," jelas dia.
Yudha menjamin, pelayanan yang diberikan ini tetap sama meski dilakukan secara online.
Tidak ada beda dengan tatap muka secara langsung. Ia menyebut, pihaknya akan menjelaskan secara detail.
"Kami akan menjelaskan detail sampai masyarakat paham. Setelah paham, hasil diskusi online itu biar diaplikasikan masyarakat untuk mengurus di kantor kami. Mudah - mudahan, layanan ini membantu tapi tidak menimbulkan kluster baru penyebaran Covid-19, " pungkas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/staf-dispendukcapil-kabupaten-pasuruan-saat-melayani-konsultasi.jpg)