Berita Pasuruan
Mimpi Jadi Presiden, Ahmad Sahroni: 'Mimpi Boleh, Ambisi Jangan'
Politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, mengatakan mimpi jadi presiden itu bukan hal yang tidak mungkin.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | PASURUAN - Politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, mengatakan mimpi jadi presiden itu bukan hal yang tidak mungkin.
"Kalau ada jalan allhamdulillah, kalau tidak ya allhamdulillah. Mumpung mimpi masih gratis, nggak bayar," kata dia, Sabtu (16/1/2021) sore.
Hal itu disampaikan pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI ini usai diskusi online bertema 'Mimpi Jadi Presiden Bareng Ahmad Sahroni' di Prigen, Pasuruan.
Dia mengatakan, mimpi menjadi presiden ini bukan ada secara kebetulan.
Ia dari dulu sudah pernah bermimpi menjadi presiden.
"Kalau dulu, saya bukan pejabat publik. Tapi, kalau sekarang karena saya pejabat publik, jadi saya bisa menyampaikan mimpi saya ini," jelas dia.
Bagi dia, mimpi menjadi presiden ini bukan berarti memiliki makna yang negatif, tapi ini justru memotivasi.
Ia bermimpi menjadi presiden, tapi tetap mengalir saja.
"Prinsipnya ada dua. Mimpi boleh, ambisi jangan. Kalau sudah ambisi gawat, karena bisa menghalalkan segala cara untuk mewujudkannya," sambung dia.
Kendati demikian, pria yang hobi otomotif ini juga menyampaikan, ada pesan mendalam dalam gerakan mimpi jadi presiden ini.
"Saya ingin memotivasi anak-anak muda, dari sabang sampai merauke untuk tidak takut bermimpi. Memberanikan diri untuk bermimpi," jelasnya.
Ia mengajak anak-anak muda untuk melihat sedikit perjalanan hidupnya.
Ia hidup selalu bermimpi.
Apa yang didapatkannya sekarang, itu berawal dari mimpi.
"Dulu saya gembel, tapi saya tidak takut bermimpi memiliki Ferrari. Tapi tidak langsung dapat, berproses dulu. Dari bukan siapa-siapa, menjadi yang sekarang. Awalnya hanya mimpi," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ahmad-sahroni-pasuruan.jpg)