Selasa, 7 April 2026

Berita Gresik

Warga Sidoarjo Dijambret Depan Stadion Gejos Gresik, 2 Smartphone dan Uang Rp 3 Juta Raib

Selain jambret, warga Gresik juga dibayangi maling motor. Mereka beraksi malam hari.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Foto Ilustrasi, waspada saat berkendara. Jambret seringkali mengincar perempuan yang mengendarai sepeda motor sendirian dan mengenakan tas cangklong seperti ini. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Gresik dimanfaatkan para pelaku kejahatan jalanan.

Maling motor dan jambret beraksi di jalanan Kota Pudak.

Dwi Ari Pangarso (30) asal Kecamatan Taman, Sidoarjo bersama istrinya menjadi korban jambret saat melintasi tepat didepan kawasan Gelora Joko Samudro (Gejos) Jalan Veteran, Kebomas sekitar pukul 23.00 Kamis lalu (14/1/2021).

Dua buah smartphone dan uang tunai Rp 3 juta miliknya pun raib dijambret.

"Dibuntuti dari belakang ada dua orang pria mengendarai motor Honda GL-Max. Tas istri saya langsung dirampas dan mereka tidak terkejar," ucap Ari, Jumat (15/1/2021).

Pihaknya juga sudah melaporkan peristiwa ini ke SPKT Polres Gresik.

Baca juga: PPKM Surabaya, Ada Cafe Bandel Buka Hingga Tengah Malam, Petugas Pun Menyegelnya

Baca juga: Jadwal Liga Inggris Malam Ini: Fulham vs Chelsea, Leicester City dan West Ham

Baca juga: Soal dan Jawaban SBO TV Hari Ini Sabtu 16 Januari 2021 SD Kelas 1 2 3 4 5 6 Program GURUku

Selain jambret, warga Gresik juga dibayangi maling motor. Mereka beraksi malam hari.

Sepeda motor Honda Vario L 3983 ET milik Abror hilang di Jalan Kapten Dulasim, Gresik Kota.

Pintu pagar sudah terkunci, tapi pelaku berhasil membawa kabur sepeda motornya.

Citra Dewi (15) juga harus merelakan sepeda motornya Honda Beat S 6389 KP amblas saat berbelanja di kawasan Jalan Raya Duduksampeyan perbatasan dengan Lamongan sekitar pukul 19.00 Wib.

Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga belum bisa berbicara banyak.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak segan-segan melapor ke aparat kepolisian.

"Kami mohon waktu. Proses penyelidikan terus berjalan," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved