Breaking News:

Berita Malang

Sosok Wanita Hamil 8 Bulan di Malang Curi Uang Rp 200 Juta, Lumpuhkan Pemilik Toko Dengan Modus Ini

Terungkap modus seorang wanita hamil 8 bulan bersama temannya nekat mencuri uang Rp 200 juta di sebuah toko di Poncokusumo, Kabupaten Malang

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Iksan Fauzi
Kolase SURYA.co.id/Erwin Wicaksono
Barang bukti berupa uang dan hp yang diamankan polisi dari seorang wanita hamil 8 bulan di Malang yang nekat curi uang Rp 200 juta di Desa Donomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Terungkap modus seorang wanita hamil 8 bulan bersama temannya nekat mencuri uang Rp 200 juta di sebuah Toko Sembako di Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Pelaku S (35) yang sedang hamil dan IM (21) berpura-pura membeli krupuk di Toko Sembako yang ada di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo.

Saat itu, toko milik Dewi Masitoh (65) itu sedang tutup dan meminta kedua orang tersebut keluar.

Namun, ada saja ulah yang dilakukan dua pencuri tersebut sebelum beraksi.

BACA JUGA: Setelah Meninggalkan, Giliran Nita Thalia yang Ditinggalkan Mantan Suami untuk Selamanya

BACA JUGA: Warga Belum Berani Pulang Takut Gempa Susulan, Puluhan Orang Meninggal Akibat Gempa Guncang Sulbar

BACA JUGA: Penampilan Puput Nastiti Istri Ahok BTP, Berani Muncul di TV, Lebih Keibuan, Jadi Ibu Rumah Tangga

Firasat kurang baik pun muncul dari benak wanita lanjut usia tersebut.

Peristiwa pencurian tersebut berlangsung pada Kamis (14/1) sekira pukul 17:00 WIB.

Baik S maupun IM adalah warga Desa Ngawas, Kecamatan Puspo, Kabupaten Malang.

Kapolsek Poncokusumo, AKP Lutfi ketika dikonfirmasi pada Jumat (15/1/2021), menceritakan kronologi pencurian tersebut.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 16:00. Dua pelaku tahu toko sudah tutup.

Namun, mereka nyelonong masuk mau beli krupuk.

Alhasil, Dewi menyuruh dua pelaku tersebut keluar.

"Setelah itu tersangka pura-pura mencari handphone yang katanya terjatuh," beber Lutfi.

Tak lama kemudian, S terbesit niatan jahat.

Dirinya nekat mendorong korban hingga terjatuh.

Meski sedang hamil 8 bulan, S tetap cekatan melancarkan aksi kriminalnya.

"Lalu pelaku membekap wajah korban hingga tidak bisa teriak," jelasnya.

Sementara itu, IM dengan sigap mengikat kaki korban dengan tali rafia yang ada di toko.

Dua wanita itu bahu-membahu dalam melancarkan aksi kriminalnya.

"Tersangka bekerjasama untuk mengikat dan memegangi yangan korban, dan mengancam korban jika berteriak akan dibunuh," terang Lutfi.

S bertugas mengamankan korban setelah diikat.

Lalu IM merangsek ke dalam toko dan mengambil sejumlah rokok dan uang dengan jumlah total sekitar Rp 200 juta.

"Tersangka mengambil 6 pres roko dan tiga karung sak ukuran 5 kilogram dan 25 kilogram yang berisi Rp 100 ribuan dan jumlahnya Rp 200 juta.

Uang tersebut diambil di atas kursi kasir," ujarnya.

Kedua tersangka akhirnya pergi dari lokasi dan menemui IS (19), pria yang bertugas menunggu di luar toko untuk memastikan keadaan.

"Korban kemudian ditinggal di dalam toko dengan keadaan terikat," kata mantan Kasat Sabhara Polres Malang ini.

Mendapati laporan pencurian, jajaran Polsek Poncokusumo langsung melakukan penyelidikan.

Tak sempat kabur lebih jauh, para tersangka kemudian ditangkap oleh petugas.

"Mereka (pelaku) masih berada di sekitaran lokasi," terang Lutfi.

Lutfi menambahkan, ketiga tersangka merupakan satu keluarga alias memiliki hubungan darah.

"Masih dalam tahap pemeriksaan ini.

Selanjutnya, kami dalami lagi terkait adanya kemungkinan tersangka lainnya," tutup Lutfi.

Di sisi lain, atas penangkapan tersebut polisi mengamankan beberapa barang bukti.

Di antaranya, 1 sak putih ukuran 5 kilogram berisi uang tunai sebesar Rp 4.100.000,-

Kemudian, 2 pack rokok Jie Sam Soe, dan 2 pack rokok Penamas.

Baju muslim panjang warna hitam , kerudung warna kuning, sandal warna pink. Terakhir, motor dan handphone masing-masing 2 unit.

Sedangkan sisa uang lainnya dibawa oleh pelaku yang saat ini masih dikejar oleh petugas.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved