Selasa, 7 April 2026

Berita Gresik

Kali Lamong Kembali Meluap, Rendam Beberapa Desa di 3 Kecamatan Kabupaten Gresik

Kali Lamong kembali meluap dan merendam area persawahan dan jalan desa di Kecamatan Balongpanggang.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Banjir merendam jalan desa di Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Sabtu (9/1/2021). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Banjir masih membayangi warga Kabupaten Gresik.

Setelah luapan Kali Surabaya yang merendam lima desa di Driyorejo mulai surut, kini giliran Kali Lamong kembali meluap merendam beberapa desa di tiga Kecamatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik, Tarso Sagito mengatakan, banjir di Driyorejo merendam Desa Krikilan, Driyorejo, Cangkir, Bambe dan Sumput.

"Saat ini genangan di jalan dan rumah warga sudah surut," kata Tarso, Sabtu (9/1/2020).

Di sisi lain, Kali Lamong kembali meluap dan merendam area persawahan dan jalan desa di Kecamatan Balongpanggang.

Ada tiga desa yang tergenang, yaitu Desa Wotansari, Desa Banjaragung dan Desa Pucung.

Baca juga: Kondisi Jalan Raya Cerme Gresik akibat Banjir Luapan Kali Lamong

Baca juga: Jalan Rusak akibat Banjir Kali Lamong, Pengendara di Jalan Raya Cerme Gresik harus Ekstra Hati-hati

Baca juga: Awal Tahun 2021, Masih Ada 840 Rumah di Kabupaten Gresik yang Terendam Banjir Kali Lamong

Ketinggian air setinggi 15 sentimeter merendam jalan poros desa.

"Sekarang sudah mulai surut, tadi malam hanya meluap ke jalan poros desa di Mojogede dan Banjaragung," tambah Jusuf Anshori, Camat Balongpanggang.

Tidak hanya Balongpanggang, banjir juga merendam jalan poros desa dan area persawahan di Benjeng.

Di Desa Sedapurklagen, fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas dan balai desa ikut terendam. Sementara di Desa Deliksumber hanya sekolah dasar, jalan lingkungan dan area persawahan terendam banjir setinggi 20 sentimeter.

Sementara di Kecamatan Cerme, luapan kali lamong masih menyisakan satu desa yang belum surut.
Sebanyak 100 rumah di desa Tambakberas masih tergenang.

Jalan lingkungan desa setempat masih digenangi air dengan ketinggian 15 sentimeter.

Fasilitas umum lainnya seperti makam desa, TPQ, balai dusun, masjid hingga bangunan sekolah dasar juga masih terendam.

Banjir sebelumnya juga melanda wilayah Gresik Kota dan Kebomas. Jalan raya terendam banjir akibat hujan deras.

Tidak hanya itu, akses jalan di perumahan Gresik Kota Baru (GKB) juga terendam banjir.

Sementara di Jalan Raya Manyar ketinggian air sekitar 20 sentimeter.

Kendaraan yang melintas di jalan penghubung Sukomulyo - Manyar tersebut banyak yang mogok lantaran nekat menerobos banjir.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved