Rabu, 13 Mei 2026

Pembuat Parodi Indonesia Raya Ternyata Siswa SMP di Cianjur, Pinjam Nomor HP Malaysia

Polri dan Polisi Diraja Malaysia (PDRM)  bergerak untuk menyelidiki kasus ini. Hasilnya, terungkap pembuatnya ternyata bocah WNI.

Tayang:
Editor: Suyanto
surya/didik mashudi
Suasana upacara pengibaran Merah Putih di depan rumah masa kecil Bung Karno di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Senin (17/8/2020). 

SURYA.co.id I JAKARTA - Kasus parodi lagu Indonesia Raya yang seolah-olah dibuat warga Malaysia sempat menggegerkan masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Polri dan Polisi Diraja Malaysia (PDRM)  bergerak untuk menyelidiki kasus ini.

Hasilnya, terungkap pembuatnya ternyata bocah WNI sendiri.

Satu pelaku ditangkap tim Mabes Polri di Cianjur dan satu lagi ditangkap Polisi Diraja Malaysia di Sabah.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menangkap pelaku yang memparodikan lagu Indonesia berinisial MDF (16) di Cianjur, Jawa Barat, Kamis (31/12/2020).

Pelaku merupakan seorang pelajar kelas III SMP di Cianjur.

"Ditangkap di rumahnya dan dia adalah kelas III SMP di Cianjur," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers , Jumat (1/1/2021).

Argo mengatakan, MDF mempunyai nama lain ketika berselancar di dunia maya.

Ia menggunakan nama samaran Faiz Rahman Simalungun.

"Tapi aslinya namanya MDF dan orang kalau melihat dengan nama itu kan berarti marga Sumatera Utara, ternyata dia orang Cianjur," kata Argo.

Menurut dia, MDF membuat konten YouTube parodi lagu Indonesia Raya tersebut dengan mengatasnamakan nama seorang temannya berinisial NJ yang tinggal di Malaysia.

MDF mengunggah konten tersebut dengan menyertakan nomor dan lokasi Malaysia.

Hal ini pun membuat NJ geram.

NJ pun tak tinggal diam.

Ia berinisiatif membuat konten YouTube dengan channel bernama My Asean.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved