PDI Perjuangan Jatim: 11 Daerah Pilkada Berhasil Dimenangkan, Dua di Antaranya Kader Muda

PDI Perjuangan Jawa Timur menyebut sukses memenangkan mayoritas daerah penyelenggara pilkada.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
Konsolidasi PDI Perjuangan dalam mengawal pemenangan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji di Surabaya beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PDI Perjuangan Jawa Timur menyebut sukses memenangkan mayoritas daerah penyelenggara pilkada. Dari 19 daerah, 11 di antaranya sukses dimenangkan partai berlambang kepala banteng ini.

Di antaranya, daerah dengan jumlah penduduk besar: Surabaya, Malang hingga Gresik.

"Data yang dihimpun teman-teman BSPN (Badan Saksi Pemilu Nasional) PDI Perjuangan Jatim, paslon kami unggul di 11 kabupaten/kota. Yang lainnya, hasil suaranya masih dihimpun,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Kusnadi di Surabaya, Sabtu (12/12/20).

Kemenangan PDI Perjuangan, di antara yang mencolok adalah sukses mengungguli petahana di Ponorogo dan Situbondo.

Di Ponorogo, PDI Perjuangan mengusung Sugiri Santjoko sukses mengalahkan Ipong Muslichsonni yang saat ini masih menjabat sebagai Bupati Ponorogo.

Di Situbondo, PDI mengusung Karna Suwandi dan Khoirani sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati. Pasangan ini pun sukses mengalahkan Calon Bupati, Yoyok Mulyadi (Wakil Bupati Situbondo petahana) yang menggandeng Abu Bakar Abdi.

Pihaknya semakin bangga setelah beberapa kader muda PDI Perjuangan juga meraih kemenangan. Di antaranya, para calon kepala daerah di Kabupaten Kediri dan Trenggalek.

Pertama, Mochamad Nur Arifin berusia 31 tahun (petahana) yang berpasangan dengan Syah Mohammad Natanegara. Pasangan ini memenangkan Pilkada Trenggalek dengan perolehan suara mencapai 68 persen.

Kedua, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) berusia 28 tahun, yang berpasangan dengan Dewi Mariya Ulfa. Pasangan ini berhasil menang 76,8 persen di pilkada Kabupaten Kediri.

Kemenangan dua kader muda PDI Perjuangan ini menjadi atensi Kusnadi. Menurutnya, ini membuktikan PDI Perjuangan sukses menjalankan kaderisasi. Para kader muda mumpuni dan dipercaya masyarakat.

"Mereka merupakan kader yang mumpuni dan terlatih untuk mengemban tugas tugas kenegaraan demi kemajuan bangsa dan negara," ujar pria yang juga ketua DPRD Jatim ini.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno menambahkan, partainya mengusung kedua calon juga dengan pertimbangan matang.

"Mas Ipin (Mochamad Nur Arifin) di Trenggalek, karena selain inkamben, sosok Mas Ipin masih sangat dicintai oleh masyarakat Trenggalek dengan program kerakyatan," kata Untari.

Demikian juga Dhito, sapaan Hanindhito. "Beliau seorang enterpreneur. Beliau diyakini akan membawa kemajuan di Kabupten Kediri," katanya.

"Apalagi, beliau sebagai putra negarawan dan dari keluarga politisi senior (Pramono Anung). Sehingga, akan memiliki kemampuan luar bisa dalam memimpin nantinya," lanjut wanita yang juga ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim ini.

"Kami tidak asal pilih. Kader kader muda PDI Perjuangan yang ditugaskan partai baik di eksekutif maupun legislatif merupakan individu yang handal dan akan tegak lurus menjalankan kebijakan partai untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Daerah di Jatim yang dimenangkan PDI Perjuangan pada Pilkada Serentak 2020:

1. Surabaya: Eri Cahyadi -Armuji
2. Sumenep: Ach Fauzi - Dewi Khalifa
3. Gresik: Fandi Ach. Yani - Aminatun Habibah
4. Banyuwangi: Ipuk Fietandani - Sugirah
5. Situbondo: Karna S - Khoirani
6. Malang: Sanusi - Didik Gatot Subroto
7. Kota Blitar: Santoso - Tjutjuk Sunario
8. Kediri: Hanindhito Hinawan Pramana - Dewi Maria Ulfa
9. Trenggalek: HN Nur Arifin - Syah M Natanegara
10. Ponorogo: Sugiri Santjoko - Lisdyarita
11. Ngawi: Ony Anwar - Dwi Ritanto Jatmiko

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved