Pilkada Blitar 2020

Hasil Pilkada Kota Blitar: Santoso - Tjutjuk Unggul 57,3 Persen Versi Hitung Cepat PDIP Kota Blitar

Hasil Pilkada Kota Blitar 2020: Santoso - Tjutjuk Unggul 57,3 Persen Versi Hitung Cepat PDIP Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Parmin
surya.co.id/samsul hadi
Suasana hitung cepat Pilwali Blitar 2020 di Kantor DPC PDIP Kota Blitar, Rabu (9/12/2020). Hasil Pilkada Kota Blitar 2020: Santoso - Tjutjuk Unggul 57,3 Persen Versi Hitung Cepat PDIP Kota Blitar. 

SURYA.co.id | BLITAR - Pasangan calon nomor urut dua, Santoso-Tjutjuk Sunario unggul dari pasangan calon nomor urut satu, Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto di Pilwali Blitar 2020 berdasarkan hitung cepat yang dilakukan DPC PDIP Kota Blitar. 

Dari hitung cepat, pasangan Santoso-Tjutjuk memperoleh 50.054 suara atau 57,3 persen dan pasangan Henry-Yasin memperoleh 37.304 suara atau 42,7 persen. 

Angka itu berdasarkan data C1 plano di 258 TPS dari total 259 TPS di Kota Blitar yang dikumpulkan saksi dari DPC PDIP Kota Blitar. 

"Sekarang, data yang masuk sudah dari 258 TPS, tinggal satu TPS," kata Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDIP Cabang Kota Blitar, Yudhi Fahmi, Rabu (9/12/2020). 

Yudhi mengatakan berdasarkan data hitung cepat itu, pasangan Santoso-Tjutjuk menang hampir di semua kelurahan di Kota Blitar. 

"Dari 21 kelurahan, pasangan Santoso-Tjutjuk menang di 20 kelurahan. Pasangan Santoso-Tjutjuk kalah hanya kalah di Kelurahan Rembang," ujarnya. 

Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim mengatakan data hitung cepat Pilwali Blitar 2020 yang dilakukan BSPN PDIP Cabang Kota Blitar sudah mencapai 99,6 persen. 

Data penghitungan suara di TPS yang sudah masuk 258 TPS dari total 259 TPS di Kota Blitar. 

Berdasarkan data yang masuk dari TPS, pasangan Santoso-Tjutjuk memperoleh 57,3 suara, sedangkan pasangan Henry-Yasin mendapatkan 42,7 persen. 

"Berdasarkan hitung cepat BSPN, pasangan yang kami usung, Santoso-Tjutjuk memperoleh 57,3 persen suara dan pasangan Henry-Yasin memperoleh 42,7 persen suara," kata Syahrul. 

Dikatakannya, data hitung cepat itu berdasarkan pengumpulan hasil penghitungan suara di TPS dari saksi. 

DPC PDIP menerjunkan tiga saksi di tiap TPS. Satu saksi berada di dalam TPS dan dua saksi berada di luar TPS.

"Begitu selesai penghitungan di TPS, saksi langsung mengirim data ke tim hitung cepat di kantor DPC PDIP Kota Blitar," katanya.

Ada dua pasangan calon di Pilwali Blitar 2020. Kedua pasangan, yaitu, Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto yang diusung koalisi PKB, Partai Golkar, dan PKS dan pasangan Santoso-Tjutjuk Sunario yang diusung koalisi PDIP, Partai Gerindra, PPP, Partai Demokrat, dan Partai Hanura.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved