Breaking News:

Berita Jember

Jember Fashion Carnaval Gelar Karnaval Disiplin Protokol Kesehatan

Manajemen Jember Fashion Carnaval (JFC) menggelar karnaval sambil disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19

SURYA.co.id/Sri Wahyunik
Talent JFC kids tampil di World Kids Carnival (WKC) 2020 di Jember, Minggu (22/11/2020) 

SURYA.co.id, Jember - Manajemen Jember Fashion Carnaval (JFC) menggelar karnaval sambil disiplin menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19. Hal ini seperti terlihat di perhelatan World Kids Carnival (WKC) 2020, Minggu (22/11/2020).

Dari pantauan Surya, pagelaran karnaval anak-anak itu diadakan dengan sangat ketat menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang diterapkan antara lain, pemakaian masker, menjaga jarak, juga mencuci tangan.

Sangat terlihat mencolok dari sisi penjagaan jarak (physical distancing). Biasanya, jika kegiatan yang diikuti oleh puluhan orang, lambat laun, orang akan berkerumun. Tetapi di WKC yang digelar di kota Cinema Mall Jember itu, protokol jaga jarak terbilang terjaga hingga pagelaran berakhir sekitar pukul 13.15 Wib. Sehingga meskipun karnaval WKC di Jember digelar secara luring, tidak nampak kerumunan orang.

Protokol lain yang harus dipatuhi oleh semua peserta tentunya pemakaian masker, dan rajin mencuci tangan.

WKC, karnaval anak-anak yang digelar secara daring dan luring itu diinisiasi oleh manajemen JFC. Ada 13 negara terlibat dalam karnaval anak tersebut. Ke-13 negara itu adalah Indonesia, Jepang, India, Filipina, Kanada, Hungaria, Serbia, Bosnia dan Herzegovina, Nigeria, Afrika Selatan, Senegal, dan Uganda, serta Australia.

Ke-13 negara ini mewakili lima benua yakni Asia, Amerika, Eropa, Afrika, dan Australia.

Peserta WKC dari Indonesia diwakili oleh talent JFC anak-anak. Di Jember, WKC secara luring digelar di Kota Cinema Mall Jember, dengan diikuti oleh 30 orang peserta karnaval dan 35 dari kelompok drumband.

Peserta sudah mulai bersiap sejak pukul 07.00 Wib. Sebelum peserta memasuki area, tempat yang menjadi lokasi acara disterilkan oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, yang menjadi bagian dari Satgas Penanganan Covid-19 Jember.

"Sebelum acara tadi, tempat ini telah disemprot disinfektan. Kami sangat menjaga dan menerapkan protokol kesehatan. Karena juga untuk menunjukkan kreativitas tetap bisa ditampilkan di masa pandemi, dan membuat event dengan menerapkan protokol kesehatan, tetap bisa dilakukan," ujar President JFC Budi Setyawan.

Karena peserta anak-anak, maka dibolehkan membawa pendamping, yakni orang tua. Selain pendamping, tidak boleh ada yang ikut. Sebelum memasuki lokasi, panitia mengecek suhu tubuh mereka.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved