BLT Karyawan Gelombang 2 Rekening BRI Sudah Selesai Transfer, Ini Kata Kemnaker untuk BCA dan Swasta
Pekerja pemilik rekening BRI yang mendapat BLT Karyawan sudah bisa menikmatinya. Berikut infomasi untuk bank BCA dan Bank Swasta lainnya.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Penulis: Pipit | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID - BLT Karyawan Gelombang 2 masih terus diproses Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker, hingga kini (21/11/2020).
Kabar terbaru dana BLT Karyawan, khususnya pemilik rekening BRI sudah selesai dicairkan per (19/11/2020). Sementara Bank Himbara lain, yang bertugas menyalurkan dana Bantuan Supsidi Upah (BSU) seperti Mandiri, BNI dan BTN masih proses transfer.
Lantas bagaimana dengan pemilik bank BCA dan bank swasta lainnya? Berikut penjelasan Kemnaker.
Menurut data Kemnaker, dari total pencairan untuk 8.042.847 orang tersebut, 2.180.382 orang dilakukan di tahap I, 2.713.434 orang di tahap II dan 3.149.031 orang di tahap III.
Jumlah anggaran bantuan BPJS Ketenagakerjaan yang dikeluarkan sejauh ini untuk pencairan BLT termin II adalah sebesar Rp 9,65 triliun.
Jika dilihat dari realisasi sementara penyaluran subsidi gaji termin II, pada tahap I telah tersalurkan kepada 844.083 pekerja/buruh atau 38,71 persen.
Sedangkan tahap II telah tersalurkan kepada 685.427 pekerja/buruh atau 25,26 persen. Jumlah anggaran yang sementara tersalurkan dari tahap I dan II sebesar Rp 1,8 triliun.
Laporan sementara dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai bank penyalur adalah per 15 November realisasi penyaluran untuk termin kedua secara total tahap I dan tahap II sudah mencapai 1,5 juta orang.
"Sisanya masih dalam proses penyaluran dan terus kami monitor perkembangan penyalurannya. Saya mohon agar para pekerja/buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer bank penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekeningnya bank Himbara maupun yang rekeningnya bank swasta," kata Ida menurut keterangan tertulis, melansir Kompas.com.
Menurut Ida, termin II merupakan penyaluran BLT subsidi gaji periode November-Desember 2020.
Sebelumnya, pada termin I untuk September-Oktober Kemnaker telah menyalurkan subsidi gaji kepada 12.252.668 pekerja/buruh atau sebesar 98,78 persen dari target penyaluran sebanyak 12.403.896 penerima.
Ia mengatakan bahwa masih ada calon penerima bantuan subsidi upah yang belum mendapatkan bantuan tersebut karena terjadi beberapa kendala seperti duplikasi rekening, rekening yang sudah tutup, rekening pasif, rekening tidak valid atau yang telah dibekukan.
Selain itu terdapat yang tidak sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan rekening yang diberikan tidak terdaftar di kliring. Total jumlah rekening bermasalah tersebut sekitar 151 ribu.
Ida berharap pekerja yang merasa berhak mendapat subsidi gaji tapi masih terkendala, untuk segera berkomunikasi dengan manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan agar datanya dapat diperbaiki.