Breaking News:

Pilkada 2020

Pilbup Gresik 2020, Kampanye Pasangan Calon Secara Daring Masih Belum Maksimal

Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang bertarung dalam Pilbup Gresik 2020 masih belum maksimal melakukan kampanye daring.

Foto Istimewa
Komisoner KPU Divisi Sosialisasi dan SDM, Makmun (dua dari kiri) saat memimpin acara Rakor bersama kedua tim paslon dan Ketua Bawaslu di Kantor KPU Gresik. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang bertarung dalam Pilbup Gresik 2020 masih belum maksimal melakukan kampanye daring.

Data dari KPU hanya 4 persen tim paslon yang menggelar kampanye daring.

Baik dari tim paslon nomor urut satu Moh Qosim - Asluchul Alif (QA) dan paslon nomor urut dua Fandi Ahmad Yani - Aminatun Habibah (NIAT).

Komisoner KPU Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun membeberkan langsung data ini kepada dalam acara Rakor bersama kedua tim paslon dan Ketua Bawaslu di Kantor KPU Gresik.

Persentase kampanye secara daring masih rendah.

KPU melihat kedua tim paslon masih lebih banyak melakukan kampanye secara tatap muka.

"Kampanye tatap muka memang tidak dilarang, tetapi KPU tetap mengimbau agar kedua tim paslon memaksimalkan kampanye daring," ucapnya.

Menurut Makmun, apa yang dilakukan KPU adalah ikhtiar bersama untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19.

Sehingga tidak ada kluster baru penyebaran covid-19. Apalagi, saat ini Gresik masuk zona kuning.

"Semua pihak diminta untuk menjaga dan mentaati protokol kesehatan agar pelaksanaan pemilihan tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved