Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Kediri

Polisi Bongkar Komplotan Pencuri Relief Makam Bong Cino di Kota Kediri

Satreskrim Polres Kediri Kota membongkar komplotan pencuri relief dan benda seni yang ada di pemakaman Bong Cino

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/didik mashudi
Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana dengan latar truk pengangkut relief yang dicuri pelaku di makam Bong Cino kepada awak media, Selasa (27/10/2020). 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Satreskrim Polres Kediri Kota membongkar komplotan pencuri relief dan benda seni yang ada di pemakaman Bong Cino Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Selasa (27/10/2020).

Ada 4 orang pelaku yang diamankan di antaranya, Ispan Susanto (42) warga Kelurahan Pojok, Kota Kediri, Teguh Haryono (26) warga Desa Cibuyur, Kecamatan Warungpring, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah namun berdomisili di Desa Pulolor, Kabupaten Jombang.

Kemudian Abdul Chafid warga Desa Pundong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang serta Kasiman (51) warga Jl Singomenggolo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.

Selain keempat tersangka yang telah diamankan, masih ada sejumlah pelaku lainnya saat ini sedang diburu aparat kepolisian.

Kasus pencurian relief dan benda seni di makam Bong Cino ini telah berlangsung pada 22 Oktober 2020.

Makam yang diincar di areal makam Bong Cino milik keluarga Thomas Kurniadi warga Jl Brawijaya, Kota Kediri.

Kapolres Kediri Kota AKBP Miko Indrayana kepada awak media menjelaskan, awalnya Teguh dihubungi pelaku DN yang masih buron lewat pesan WhatsApp untuk mencari relief untuk dibeli.

Selanjutnya Teguh menghubungi SR yang masih buronan untuk mencari dan membeli relief dengan harga Rp 400.000 per potong.

Relief tersebut ada di komplek makam Bong Cino.

Setelah mendapatkan order, selanjutnya SR menghubungi tersangka Ispan Susanto untuk mencarikan relief yang dipesan oleh Teguh.

Setelah menemukan relief yang sesuai dengan pesanan, pelaku SR dan Teguh kemudian mendongkel relief dengan linggis dan menggali tanah dengan cangkul.

Setelah mendapatkan reliefnya, kemudian tersangka menghubungi Kasiman untuk mencari kendaraan pengangkut.

Kasiman kemudian menyiapkan truk pengangkut nopol S 8970 ND.

Untuk mengangkut relief, para pelaku juga membeli ban bekas sepeda motor untuk alas relief curian di atas truk.

Selanjutnya komplotan pencuri relief memindahkan relief yang sudah dicongkel ke atas truk.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved