Breaking News:

Niat Puasa Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap Keutamaannya

Di bulan Rabiul Awal menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, umat Islam boleh malaksanakan puasa sunnah, bagaimana bacaan niat puasa bulan Maulid Nabi?

Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id/Istimewa
Ilustrasi Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh 29 Oktober 2020. Umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan baik. 

“Itu adalah hari dimana aku dilahirkan dan hari aku diutus.” (HR. Muslim).

Rasulullah SAW bersabda, “Amal itu diperlihatkan di hadapan Allah pada hari Senin dan hari Kamis. Aku gembira sekali amalku diperlihatkan di saat aku sedang berpuasa.” HR Turmudzi dan selainnya.

Puasa Senin Kamis atau puasa sunnah lainnya boleh dikerjakan, asalkan tidak punya utang puasa Ramadhan tahun lalu.

Jika masih memiliki utang, maka bacaan niat puasa yang didahulukan adalah niat qadha atau mengganti puasa Ramadhan, sementara pahala puasa sunnah otomatis mengikuti.

Niat Puasa Sunnah gabung Puasa Qadha Ramadhan

Jika niat puasa Senin Kamis sekaligus qadha puasa Ramadhan, maka niat yang dibaca sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:

"Aku berniat untuk mengqadha puasa Bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT."

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved