Rilis Pers

Kondisi Dokter Residen di Era New Normal, Berikut Hasil Survey Refleksi Mahasiswa PPDS

Kasus Covid-19 terus meningkat setelah 9 bulan menjangkit berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Editor: Musahadah
istimewa
Dokter PPDS Unair, dr Putri Wulan Sukmawati meninggal dunia akibat terpapar covid-19, Minggu (5/7/2020). Foto kanan: ilustrasi 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kasus Covid-19 terus meningkat setelah 9 bulan menjangkit berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Kepala Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo mengungkapkan, Covid-19 tidak hanya masalah kesehatan namun bagaimana mengubah perilaku. 

"Tidak hanya dari sisi medis, namun juga sisi kemanusiaan," kata Letjen TNI Doni Monardo dalam video conference Pemaparan Hasil Survey Residen oleh Tim Bantuan Residen, Senin (21/9/2020).

Menurutnya, masyarakat masih banyak yang tidak percaya bahwa Covid-19 itu nyata, malah dianggap rekayasa dan konspirasi. Hal ini yang harus disadari dan diubah sehingga beban dokter nantinya tidak terlalu berat.

Karenanya dia perlu mendorong seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk  memutus mata rantai penyebaran Covid19, mengingat virus ini menyebar melalui manusia.

"Penanganan Covid-19 juga merupakan bagian bela negara.

"Satgas berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan penanganan berupa APD, mesin PCR, dan hal lainnya," ujar Doni Monardo

Doni memaparkan, jumlah dokter spesialis saat ini kurang dari 36.000 orang.

Sementara jumlah residen calon dokter spesialis di seluruh Indonesia ada 13.335.

Sedangkan perbandingan jumlah dokter spesialis paru adalah 1 dokter berbanding 135.000 orang.

Kondisi ini menjadi tantangan negara untuk lebih mempersiapkan bidang sistem kesehatan sehingga lebih baik lagi.

Menurutnya, residen atau dokter PPDS adalah bagian yang tidak terpisahkan dari penaganan masalah kesehatan di masa ini dan masa depan.

Tantangan ke depan tidak hanya Covid-19, namun pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.

Ia juga mengapresiasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Kementerian Kesehatan atas  kerjasama dalam penanganan Covid-19 juga kepada terhadap para residen  yang dikoordinasi oleh dr Jagaddhito Probokusumo.

Kondisi Extraordinary

dr Jagaddhito Probokusumo
dr Jagaddhito Probokusumo (istimewa)
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved