Kamis, 16 April 2026

PTPN

Komisaris PTPN XI Berharap Program Agroforesty sebagai Solusi Tambah Lahan Tebu

Dewan Komisaris PTPN XI memandang ketersediaan kebutuhan bahan baku tebu menjadi prioritas dalam pencapaian produksi gula.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
Foto:ptpn xi
Kegiatan bongkar tebu di salah satu PG di bawah kelola PTPN XI. 

SURYA.co.id |  SURABAYA - Dewan Komisaris PTPN XI memandang ketersediaan kebutuhan bahan baku tebu menjadi prioritas dalam pencapaian produksi gula.

Hal ini ditegaskan Komisaris utama Dedy Mawardi dalam kunjungan kerja yang digelar secara virtual melalui aplikasi video conference di PG Pagottan Jawa Timur, Rabu (14/10/2020). 

"Ketersediaan lahan adalah kunci dari peningkatan produktivitas tebu, kurang tepat jika selama ini faktor pabrik selalu menjadi kambing hitam menurunnya produksi gula nasional, PG sudah berumur, tidak efisien dan sebagainya," kata Dedi.

Memang faktor pabrik ada pengaruhnya tetapi selama ini sudah ditangani, teman-teman manajemen selalu lakukan maintenance rutin bahkan over hall seperti saat ini, selesai giling.

Beberapa revitalisasi juga dilakukan oleh pabrik gula khususnya PTPN XI yang kesemuanya bertujuan adanya performa serta efisiensi pabrik.

"Tetapi kita juga harus melihat ke hulu, yakni ketersediaan tebu," tambah Dedi.

Ketersediaan tebu bisa dipenuhi dengan adanya perluasan lahan tebu.

Pabrik gula bertambah di Jawa Timur tapi lahan tebu tidak bertambah bahkan berkurang.

"Akibatnya pabrik gula  "berebut" tebu dengan cara yang tidak sehat. Inilah yang harus menjadi fokus bersama para pelaku industri gula," jelas Dedi.

Bagaimana caranya semua pihak yang berkepentingan bisa menaikkan luasan lahan tebu sehingga ketersediaan tebu sebagai bahan baku giling tercukupi.

Pihaknya menyoroti pola kerjasama pengelolaan lahan sebagai salah satu solusi menambah lahan tebu khususnya di wilayah kerja PTPN XI.

Beberapa waktu lalu menteri BUMN menyampaikan perlu adanya sinergi antara PTPN dengan Perhutani untuk pengadaan lahan tebu dengan memanfaatkan lahan milik Perhutani.

Sinergi antar bumn ini, yakni Perhutani dengan PTPN XI sejak tahun 2017 sudah dilakukan melalui kerjasama agroforesty. 

“Saya kira pihak perhutani juga akan menyambut baik kerjasama ini dan perlu ditingkatkan untuk ketersediaan lahan tebu demi terwujudnya program Presiden Jokowi tentang ketahanan pangan nasional," lanjut Dedi.

Hal serupa juga disampaikan oleh Agus Setiono SEVP Operational sehingga pihaknya akan berkomunikasi lagi dengan pihak perhutani.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved