Bacaan Tahlil Singkat Lengkap Doa Setelahnya, Tulisan Latin dan Arti
Ini bacaan tahlil singkat lengkap doa setelah membaca tahlil atau doa arwah. Biasanya masyarakat membaca tahlil di hari Kamis Malam Jumat
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
Penulis: Pipit | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id - Berikut bacaan tahlil singkat yang biasa dibaca umat Islam NU atau Nahdlatul Ulama, serta doa tahlil untuk arwah.
Biasanya masyarakat membaca tahlil di hari Kamis Malam Jumat, karena waktu ini dipercaya sebagai waktu yang baik untuk berdoa. Mengingat Jumat adalah hari istimewa dan hari raya bagi umat Islam.
Sebelum itu berikut penjelasan tentang Tahlil. Melansir Wikipedia.org, pengertian Tahlil adalah bacaan kalimat tauhid, yaitu kalimat Laa ilaaha illa l-Laah (tiada Tuhan selain Allah).
Kalimat tahlil Laa Ilaaha Illa-laah adalah bagian dari kalimat syahadat. Kalimat bacaan ini termasuk zikir dan menurut syariat Islam memiliki nilai terbesar dan paling utama.
Mengutip buku Yasin dan Tahlil oleh M. Quraish Shihab, Penerbit Lentera Hati, dijelaskan hal serupa.
Quraish Shihab dalam buku tersebut menerangkan, Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Semulia-mulia/sebaik-baik yang saya ucapkan dan diucapkan oleh nabi-nabi sebelumku adalah Laa Ilaaha Illa allah".
Nabi Muhammad juga berpesan kepada yang hidup:
"Perbaruilah iman kalian dari saat ke saat. Ketika ditanya, 'Bagaimana memperbaruinya?', beliau nenjawab: "perbanyaklah mengucapkan Laa Ilaaha illa Allah.
Dari penjelasan di atas, disimpulkan bahwa bacaan tahlil tidak hanya untuk mengirim doa bagi orang-orang yang sudah meninggal, namun juga mendekatkan diri kepada sang pencipta.
Berikut bacaan tahlil singkat yang dirangkum Surya.co.id dari berbagai sumber selengkapnya:
1. Membaca Al-Fatihah
Membaca Al Fatihah untuk Nabi Muhammad SAW, guru-guru, orangtua yang sudah meninggal (ahli kubur)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/masjid-al-akbar-salat3_20170616_125800.jpg)