Jumat, 24 April 2026

Berita Surabaya

Mahdian Klem, Inovasi Metode Khitan Modern Produk Dalam Negeri di Surabaya

Sunat atau khitan menggunakan Mahdian Klem ini menjadikan proses sunat lebih mudah, cepat hanya 10 menit, minim perdarahan, tanpa jahit, tanpa perban

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Cak Sur
Istimewa/Rumah Sunat dr Mahdian
Khitan dengan metode Mahdian Klem bisa dilakukan dan aman untuk anak laki-laki mulai dari usia bayi hingga dewasa. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Teknologi khitan atau sunat terus berkembang. Mengingat khitan tidak lagi hanya menjadi bagian dari tradisi dan anjuran keagamaan, tindakan sunat juga telah terbukti memberikan dampak positif pada kesehatan. Pasalnya, kulup yang tidak dibuang dapat menjadi tempat berkumpulnya kotoran.

"Apabila kotoran tersebut dibiarkan dapat menumpuk dan berisiko menyebabkan infeksi pada area genital laki-laki," kata dr Cendykia Akbar, praktisi sunat dari Rumah Sunat dr Mahdian cabang Surabaya, Selasa (6/10/2020).

Sunat atau khitan dalam istilah medis disebut sirkumsisi ini merupakan prosedur membuang sebagian atau seluruh kulit penutup depan penis (kulup).

Pemilihan metode sunat juga harus diperhatikan untuk mengurangi risiko komplikasi yang kemungkinan dapat terjadi, seperti pendarahan, infeksi, nyeri, kulup yang dibuang kurang atau terlalu banyak dan trauma pada anak pasca sunat.

Pengalaman atas tindakan konvensional (dianggap menyakitkan, masih tradisional, lama sembuh, menghambat aktivitas) juga memicu keraguan bahkan ketakutan bagi sebagian masyarakat untuk melakukan sunat.

“Kemungkinan tersebut bisa saja terjadi, oleh sebab itu tindakan sunat perlu dilakukan oleh dokter yang berpengalaman dan menggunakan peralatan yang memadai, sesuai standar dan aman,” lanjut dr Cendykia Akbar.

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan metode sunat yang lebih aman dan nyaman kian meningkat, salah satunya adalah metode Mahdian Klem.

Menurut dr Akbar, metode sunat Mahdian Klem ini diminati oleh banyak dokter karena dinilai lebih higienis, aman dan penggunaannya yang mudah.

“Mahdian Klem ini disposable, satu anak satu klem. Kalau metode sunat lainnya masih ada kemungkinan dipakai pasien lainnya,” jelasnya.

Pandemi virus Corona atau Covid-19 mengkondisikan masyarakat untuk menunda sirkumsisi karena kekhawatiran terhadap wabah karena harus bepergian ke fasilitas penyedia tindakan sunat. Seakan tidak pernah kehabisan ide untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, di masa pandemi ini.

Rumah Sunat dr Mahdian meluncurkan layanan sunat di rumah yang tegas menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan dapat menjadi solusi kekhawatiran para orang tua, sehingga anak tidak harus beranjak ke mana-mana. Baik sebelum melakukan tindakan, maupun setelahnya dan secara psikologis, anak akan lebih nyaman disunat di rumah atau di kamarnya sendiri.

Keunggulan sunat di Rumah Sunat dr Mahdian, yaitu secara psikologis, anak akan lebih nyaman disunat di rumah atau di kamarnya sendiri.

Keunggulan sunat di Rumah Sunat dr Mahdian, tanpa antri, hemat waktu, privasi lebih terjamin.

Kemudian, dokter yang berpengalaman dengan jam terbang tinggi dan tenaga perawat yang terlatih serta dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) saat melakukan tindakan. Sunat tanpa jarum suntik dan alat cirsumcision kit sekali pakai.

"Menggunakan Mahdian Klem yang sudah berijin edar dan salah satu karya anak bangsa yang direkomendasikan oleh WHO," tambah dr Akbar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved