Breaking News:

Berita Trenggalek

5 Desa di 4 Kecamatan di Trenggalek Alami Kekeringan

Sebanyak lima desa di empat kecamatan di Trenggalek mengalami kekeringan pada akhir musim kemarau ini.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: irwan sy
aflahul abidin/suryamalang.com
Warga Desa Mlinjon, Kecamatan Suruh, Trenggalek, menimba air di satu dari dua sumur yang tersisa saat musim kemarau. Desa tersebut sudah kekeringan sejak Agustus lalu. 

SURYAco.id | TRENGGALEK - Sebanyak lima desa di empat kecamatan di Trenggalek mengalami kekeringan pada akhir musim kemarau ini. Kelima desa itu, yakni Desa Banjar dan Cakil di Kecamatan Panggul, Desa Mlinjon dan Suruh di Kecamatan Suruh, seta Desa Gador di Kecamatan Durenan.

Desa-desa tersebut telah mengajukan pengiriman air bersih ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Trenggalek Joko Rusianto mengatakan, distribusi air telah dilakukan ke desa-desa tersebut. Meski tak saban hari.

"Kami kerja sama dengan PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) untuk memasok air ke warga," tutur Joko.

Total, ada sembilan armada truk tangki untuk distribusi air bersih.

Truk yang digunakan milik PDAM setempat.

"Pengiriman air bersih sekarang sudah sekitar 70 rit. Masing-masing truk berkapasitas 4.000 liter air," ucapnya.

Kekeringan yang terjadi ini, kata dia, tak separah tahun lalu. Juga lebih ringan dibanding prediksi awal BPBD.

Pada tahun lalu, kekeringan terjadi di lebih dari 60 desa di seluruh kecamatan.

Sementara prediksi awal, BPBD memprakirakan kekeringan bakal terjadi di 15 desa.

Untuk distribusi air, BPBD menggunakan anggaran bantuan regular dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk kekeringan tahun ini, lanjut dia, tak ada pembatasan anggaran.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved