Breaking News:

Gandeng Balitjestro, SIG Budidayakan 3 Jenis Tanaman Buah di Lahan Green Belt Pabrik Tuban

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro).

Foto: sig untuk surya.co.id
Budidaya anggur oleh petani Tuban dalam area green belt Pabrik Tuban. 

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bekerjasama dengan Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) Kementerian Pertanian membudidayakan tigas jenis tanaman buah yakni anggur, lengkeng, dan jeruk di area green belt Pabrik Tuban.

Program ini juga menggandeng dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tuban.

Budidaya tanaman buah menempati area seluas 1 hektare di Desa Tlogowaru, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban dengan melibatkan 50 petani green belt.

Salah satu petani green belt binaan SIG, Kawan, mengaku senang bisa belajar menanam tiga jenis tanaman buah tersebut.

Apalagi didampingi langsung tim dari Balitjestro yang datang ke Tuban tiap satu atau dua bulan sekali.

"Perawatan tanaman buah ini memang agak rumit, tapi karena didampingi, ya lama-lama bisa juga. Kami diajari mulai cara menanam, pemupukan, pendangiran, sampai panen nanti," kata Kawan, Sabtu (26/9/2020).

Peneliti Ahli Madya Balitjestro Kementerian Pertanian, Anang Triwiratno, mengatakan SIG memiliki kekayaan alam luar biasa berupa tanah subur di lahan green belt dan kawasan tambang berpotensi untuk budidaya tanaman buah.

"Sejak 2019 kami bekerja sama dengan SIG dalam bentuk pendampingan teknologi inovatif pengembangan tanaman berkelanjutan dengan memberikan 12.000 bibit buah serta cara pembuatan demplot, pelatihan, pembinaan kelembagaan, dan asistensi pertanaman bagi petani green belt," ungkap Anang.

Hingga saat ini tanaman yang di tanam oleh petani tumbuh dan berkembang dengan baik, bahkan ada yang diatas rata-rata.

"Kami berharap melalui program ini hasil panen petani green belt berupa jeruk, anggur dan lengkeng dapat menjadi produk unggulan kota Tuban," lanjut Anang.

Budidaya tanaman buah ini selain dapat meningkatkan produktifitas kawasan lahan tambang dan green belt juga dapat menambah penghasilan bagi para petani.

Sementara itu, General Manager of Mining & Raw Material SIG, Musiran, menjelaskan, setelah dilakukan penelitian, Tim Balitjestro menilai lahan green belt Pabrik Tuban cocok untuk ditanami jeruk, anggur dan lengkeng.

Tiga jenis tanaman itu dipilih karena masih jarang dibudidayakan di Tuban, terutama jeruk dan anggur.

“Total ditanam di kawasan tambang 10.000 pohon tersebar di area green belt, selain itu sebagian ditanam di area demplot 142 bibit anggur jenis Jestro AG-86, Prabu Bestari, Jan Ethes SP1, dan Probolinggo Biru. Serta 60 bibit lengkeng jenis kateki, 127 bibit jeruk keprok madura dan keprok tejakula," pungkas  Musiran.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved