Biodata Rizki Maulana Anak Mantan Pimpinan KKB Aceh Din Minimi yang Lulus Seleksi Prajurit TNI AD
Berikut profil dan biodata Rizki Maulana, anak mantan pimpinan KKB Aceh Nurdin Ismail alias Din Minimi yang lulus seleksi jadi prajurit TNI AD
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Ia mendapat kesempatan berbicara melalui sambungan selular dengan Danrem 011 Lilawangsa Daniel Chardin, yang kini menjabat sebagai Wadanpussenif Kodiklatad.
Dalam pembicaraan itu, lanjut Din, Danrem 011 Lilawangsa tersebut meminta agar putra pertamanya tersebut menjadi abdi negara, baik sebagai personel Polri atau prajurit TNI.
"Itu disampaikan Pak Daniel saat saya masih di gunung melalui telefon. Bahkan sampai beliau (Daniel, red) juga datang ke rumah saya" kata Din.
2. Mempersiapkan putranya jadi abdi negara
Waktu itu, Rizki Maulana masih duduk di bangku kelas dua MTsN Julok Aceh Timur.
Kemudian, kata Din, pasca dia dan 120 anggota menyerah, dirinya langsung mempersiapkan putranya itu untuk menjadi seorang abdi negara.
"Dia sendiri (Rizki, red) yang memilih ingin masuk TNI, saya hanya memberi pilihan kepada dia" kata Din.
Din mengaku terus membina anaknya itu mulai latihan fisik, mental, hingga ideologi.
"Sejak turun gunung itu saya langsung membina dia, mulai dari latihan fisik, kesehatan, mental, ideologinya, saya ajari dia supaya dalam NKRI. Dibantu juga sama teman-teman Koramil," kata Din, lagi.
3. Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin ikut mengarahkan
Selain itu, kata Din, Pangdam IM Mayjen TNI Hassanudin juga pernah mengarahkan kepada dirinya agar anaknya benar-benar dipersiapkan sebaik mungkin, dengan harapan dapat lulus dalam seleksi Secaba PK TNI AD tahun 2020.
"Kata Panglima waktu itu, apabila anak saya dipersiapkan dengan baik, semua persyaratannya baik, bagus, pasti akan lulus" katanya.
4. Harapan baru

Kelulusan Rizki menjadi prajurit TNI AD merupakan harapan baru bagi Din.
"Kelulusan anak saya ini harapan baru bagi saya, apalagi Panglima mengarahkan anak saya ke arah jalan yang tepat. Anak saya sudah saya serahkan untuk mengabdi kepada negara" tutur Din.