Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

KPU Jatim Sebut Bapaslon Positif Covid-19 Hanya Tinggal di Pilkada Malang, Penetapan akan Menyusul

KPU Jatim memastikan bahwa bakal calon kepala daerah yang positif covid-19 saat ini hanya ada di kabupaten Malang.

surya.co.id/bobby constantine koloway
Komisioner KPU Jawa Timur, Insan Qoriawan 

SURYA.co.id, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan bakal calon (balon) Kepala daerah yang positif covid-19 menyisakan 1 orang. Satu-satunya bapaslon  tersebut akan berlaga di Pilkada Kabupaten Malang.

Sebelumnya, empat orang bakal calon terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab dan harus menjalani karantina. Keempat figur tersebut masing-masing untuk pilkada Sidoarjo, Trenggalek, Surabaya, dan Kabupaten Malang.

"Dari empat orang, tinggal satu yang positif. Yakni bakal calon di Pilkada Malang," kata Komisioner KPU Jatim, Insan Qoriawan kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa (22/9/2020).

Penjelasan dari KPU Jatim tersebut sekaligus merevisi data dari KPU RI yang menyebut masih ada tiga orang yang positif covid, yakni bakal calon di Pilkada Sidoarjo, Surabaya, dan Kabupaten Malang. "Data terbaru telah kami laporkan kepada KPU RI pagi tadi," jelas Insan.

Akibat dari masih adanya bapaslon yang dinyatakan positif Covid-19, maka penetapan calon di dua daerah tidak bersamaan pada hari Rabu (23/9/2020). Yakni, pilkada Sidoarjo dan Pilkada Kabupaten Malang.

Di Pilkada Sidoarjo, satu pasangan calon baru mengikuti proses pemeriksaan kesehatan pada Senin dan Selasa (21-22/9/2020). Akibatnya, hasil pemeriksaan diperkirakan baru akan keluar Rabu (23/9/2020).

Sedangkan untuk pilkada Malang belum menjalani pemeriksaan kesehatan akibat sedang menjalani karantina. "Di dua daerah tersebut, masing-masing ada tiga paslon yang mendaftar. Kalau memang memenuhi syarat verifikasi administrasi dan pemeriksaan kesehatan, dua paslon di masing-masing daerah akan ditetapkan terlebih dahulu," katanya.

"Kemudian, untuk satu paslon lainnya akan ditetapkan menyusul. Dengan catatan: telah selesai melakukan pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan memenuhi syarat," terangnya.

Sesuai jadwal, besok (Rabu, 23/9/2020) KPU rencananya akan menetapkan pasangan calon yang akan berlaga di Pilkada serentak 2020. Termasuk di 19 daerah di Jawa Timur.

Penetapan calon dilakukan melalui pleno tertutup tanpa mengundang bakal pasangan calon, partai politik, maupun Bawaslu. "Ini berdasarkan Peraturan KPU nomor 9 tahun 2020. Berbeda dengan pilkada di 2015, 2017, dan 2018 yang saat itu dilakukan dengan rapat pleno terbuka," katanya.

Setelah ditetapkan, baru KPU akan mengumumkan pasangan calon melalui media komunikasi yang dimiliki KPU. Selanjutnya, KPU akan mengundang para calon pada pengundian nomor urut di tanggal 24 September 2020.

"Pengundian nomor urut dilakukan dengan rapat pleno terbuka. Kami mengundang bawaslu, pasangan calon, partai politik, termasuk para tim sukses," terangnya.

Untuk diketahui, di Jawa Timur ada 42 Bapaslon yang mendaftar di 19 daerah di Jawa Timur. "Kalau memenuhi persyaratan, maka bisa ditetapkan besok. Begitu pula sebaliknya," katanya. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved