Pertamina
Bantu UMKM Terdampak Covid 19, Pertamina MOR V Salurkan Modal Rp 2,7 Miliar
Banyaknya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kesulitan di tengah pandemi covid 19 membuat PT Pertamina (Persero memberikan bantuan modal.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Banyaknya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kesulitan di tengah pandemi covid 19 membuat PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V memberikan bantuan modal.
Bantuan modal itu diberikan kepada 25 UMKM Binaan melalui program Kemitraan di wilayah Jawa Timur (Jatim), Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Total dana yang disalurkan mencapai Rp 2,705 miliar.
Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji, menyampaikan Pertamina memahami bahwa pelaku UMKM berisiko tidak dapat melanjutkan usahanya di saat pandemic Covid 19 belum menunjukkan tren penurunan.
“Dengan adanya bantuan akses permodalan ini, UMKM binaan Pertamina juga bisa mendapatkan pendampingan dan bimbingan dalam menyiasati pengelolaan model usaha untuk menjadi lebih tangguh,” kata Rustam, Selasa (22/9/2020).
Misalnya sosialisasi dan pelatihan yang tetap berlangsung di masa Pandemi Covid -19, Pertamina tetap menjalankan tugasnya dengan mengadakan webinar series yang bekerjasama dengan salah satu radio di Jatim dengan menghadirkan narasumber atau praktisi di bidang UMKM.
“Rebound Strategi UMKM dari dampak Covid 19”, dimana seri pertama dilaksanakan dengan mengundang narasumber pakar dan praktisi branding nasional, Silih Agung Wasesa pada Kamis (17/9/2020) lalu.
Rustam berharap webinar yang tetap dilakukan di tengah Pandemi Covid -19 ini dapat bermanfaat bagi UMKM dalam menjalankan bisnisnya di tengah Pandemi.
Pada tahun 2019 lalu, Pertamina MOR V telah menyalurkan dana PK sebesar Rp23,3 miliar.
“Sedangkan pada tahun ini hingga September 2020, Pertamina telah menyalurkan bantuan permodalan sebesar Rp 11 miliar kepada 149 Mitra Binaan untuk pengembangan UMKM," tambah Rustam.
Mitra binaan ini tersebar di empat Provinsi yang berada di wilayah MOR V, yaitu Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Bila masyarakat pelaku UMKM memiliki rencana pengembangan usaha dan berminat untuk bermitra dengan Pertamina dapat memperoleh informasi mengenai Program Kemitraan Pertamina, melalui situs resmi https://www.pertamina.com/id/program-kemitraan.
Sementara itu, mayoritas UMKM binaan Pertamina MOR V berasal dari Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
UMKM tersebut sebagian besar bergerak di sektor industri kreatif seperti tenun dan rotan, juga dari sektor industri rumahan, perdagangan, hingga peternakan.
Total penyaluran yang disalurkan untuk UMKM Binaan di Kabupaten Bima berjumlah Rp 1,56 miliar untuk 14 UMKM Binaan.
Penyaluran yang dimaksud guna mendukung Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang ditetapkan oleh Pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/umkm-tenun-dan-madu-dari-ntb.jpg)