Breaking News:

Berita Malang Raya

Dengan Cara Daring, Pengenalan Kampus UM Bisa Bebas Bullying

Dengan model daring asinkron, maka tidak ada komunikasi langsung dengan panitia tetapi juga bisa menghindarkan dari bullying.

SURYA.CO.ID, MALANG - Kegiatan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) akhirnya bakal tetap dilalui para mahasiswa baru Universitas Negeri Malang (UM), meski di masa pandemi Covid-19. Selain UM, kegiatan serupa dijadwalkan Universitas Brawijaya (UB) pada 19-22 September.

Hanya, dalam PKKMB ini UM memberlakukan secara daring asinkron selama 21-24 September. Pemilihan metode daring asinkron karena agar bebas diakses mahasiswa baru (maba) pada jam berapa pun seperti di Youtube.

Serta disiapkan materi-materi berupa video, PPT, suplemen/narasi. "Per hari ada tugas-tugas yang harus dikerjakan. Ini juga sebagai cara mengetahui kehadiran maba di PKKMB," kata Dr Muarifin MPd, Wakil Rektor III UM saat launching PKKMB di gedung A3, Jumat (18/9/2020).

Dengan model daring asinkron, maka tidak ada komunikasi langsung dengan panitia tetapi juga bisa menghindarkan dari bullying. "Pakaian maba tidak ada aturan mengikat karena digelar daring asinkron. Saya berpesan agar maba mengerjakan tugas sesuai tanggal meski materi lainnya di hari-hari lain sudah ada," ujar Muarifin.

Karena tak ada daring langsung untuk komunikasi, maba disarankan membaca detail juknisnya agar tidak kesulitan melaksanakan. UM juga membuat web khusus PKKBM.

"Dengan model daring asinkron, maba sudah belajar seperti PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Bisa self learning dari konten-konten yang diunggah," jawabnya.

Bagaimana jika maba tidak memiliki prasarana yang dibutuhkan berupa perangkat? Muarifin menjelaskan, konsepnya dianggap semua maba punya tetapi jika ada kendala bisa bergabung di kelompok kecil teman yang dikenalnya.

Dijelaskan, PKKMB perlu diadakan bagi maba agar lebih mengenal dan beradaptasi pada kampusnya baik dari sisi akademik dan non akademik dengan tepat. Pengenalan UKM juga dilakukan di PKKMB.

"Maba UM yang akan ikut PKKMB sebanyak 7000-an orang. Dan ada 300 mahasiswa lama yang bergabung di PKKMB ini karena sebelumnya tidak ikut," jelasnya.

"Mudahan-mudahan untuk semester dua nanti, maba bisa melaksanakan perkuliahan luring. Semester ini masih daring," tambah Muarifin.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved