Breaking News:

Virus Corona di Nganjuk

Kasus Positif Covid-19 di Nganjuk Mencapai 374, Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Digencarkan

Jumlah kasus positif terpapar virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus bertambah, hingga mencapai 374 orang

SURYA.CO.ID/Ahmad Amru Muiz
Operasi Yustisi digelar Polres Nganjuk bersama TNI dan instansi terkait dalam upaya mendisiplinkan warga patuhi protokol kesehatan Covid-19. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Jumlah kasus positif terpapar virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Nganjuk terus bertambah, hingga mencapai 374 orang. Ini setelah adanya tambahan warga terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak enam orang hingga hari Selasa (15/9/2020) ini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, dr Hendriyanto mengatakan, enam orang tambahan kasus positif Covid-19 tersebut terdiri dari empat orang perempuan dan dua orang laki-laki. Di mana mereka berusia antara 18 tahun hingga 67 tahun, dengan rincian dari Kecamatan Kertosono tiga orang, dari Kecamatan Pace, Loceret dan Patianrowo masing-masing satu orang.

"Adanya penambahan jumlah kasus positif corona tersebut menunjukkan kalau virus Corona masih terus berkembang sampai sekarang ini, makanya semua warga Nganjuk harus tetap waspada dan hati-hati," kata Hendriyanto, Selasa (15/9/2020).

Di samping jumlah kasus positif corona yang terus bertambah, dikatakan Hendriyanto, untuk jumlah warga positif Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh juga mengalami penambahan.

Mereka terdiri dari tiga laki-laki dan satu orang perempuan dengan usia antara 46 hingga 82 tahun. Tiga orang berasal dari Kecamatan Kertosono dan satu orang dari Kecamatan Berbek.

"Jumlah warga yang sembuh dari virus corona tersebut diharapkan akan terus bertambah seiring dengan upaya keras Gugus Tugas Covid-19 dalam melakukan penanganan secara maksimal," ucap Hendriyanto.

Sementara itu, operasi yustisi dalam rangka mendisiplinkan warga dalam menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi dengan mengedepankan 3M (Memakai Masker, Mencuci tangan, Menjaga Jarak) terus dilakukan jajaran Polres Nganjuk bersama TNI dan instansi terkait di Kabupaten Nganjuk.

Hal itu didasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan kedisiplinan protokol kesehatan.

"Mendasari itu, kami dari instansi terkait melaksanakan Operasi Yustisi dalam rangka menertibkan kembali masyarakat agar lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan," kata Kapolres Nganjuk, AKBP Handono Subiakto melalui Kasubbaghumas Polres Nganjuk, Iptu Rony Yunimantara, Selasa (15/9/2020)

Dijelaskan Rony, melihat perkembangan Covid-19 di wilayah hukum Polres Nganjuk yang masih cukup tinggi dan berisiko, menjadikan tekad tim operasi yustisi agar jangan sampai masyarakat terus tertular. Dan operasi yustisi itu sendiri akan tetap dilakukan dengan humanis dan persuasif.

"Tapi, perlu ada ketegasan pada masyarakat. Kalau masyarakat sendiri itu jadi korban Covid-19 potensinya cukup besar, ini yang harus dipahami dan dimengerti masyarakat untuk dicegah dari penularan Covid-19," tandas Rony.

Sedangkan dalam operasi yustisi yang digelar hari ini, tambah Rony Yunimantara, dilakukan penindakan berupa teguran tertulis terhadap 17 orang penggendara R4/R2 yang tidak memakai Masker.

Untuk teguran lisan sebanyak 15 orang penggendara R4/R2 yang tidak memakai masker dengan benar dan bagi yang tidak memakai masker diberikan masker gratis oleh petugas.

"Dengan operasi yustisi juga sebagai upaya pemerintah yang mengharapkan kepada masyarakat agar ikut serta bertanggungjawab dan berpartisipasi serta mendukung semua rangkaian program dalam rangka mencegah penularan Covid-19 agar dapat berhasil dengan baik," tutur Rony Yunimantara.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved