Berita Lamongan
Kerugian Kebakaran PT WIN Lamongan Sampai RP 1 Triliun, Polisi Libatkan Labfor dan Inafis
Harun berharap penyebabnya segera diketahui sehingga polisi bisa bertindak dan mengambil kesimpulan dari insiden itu.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kebakaran yang dialami bangunan pabrik milik PT Wira Inti Nurmala (WIN) di Jalan Raya Lamongan-Gresik, Sabtu (12/9/2020) lalu memang berskala besar. Karena itu penyidik Polres Lamongan harus bekerja keras melakukan penyelidikan penyebab kejadian, termasuk mendapat bantuan dari tim Labfor {olda Jatim.
Turunnya tim Labfor Jatim akan membantu penyelidikan yang dilakukan oleh tim Inafis (Indonesia Automatic Finger Print Identification System) Polres Lamongan. "Masih menunggu hasil penyelidikan oleh Inafis dan Labfor, " kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun saat dikonfirmasi SURYA, Minggu (13/9/2020).
Saat Inafis masih melakukan penyelidikan, hawa panas masih sangat menyengat akibat kebakaran yang meludeskan semua isi dan bangunan. "Pagi tadi kita ke sana (TKP PT WIN, red) masih panas. Ada bara yang masih belum sepenuhnya mati, " katanya.
Dengan kerjasama tim Labfor Polda Jatim, diharapkan bisa diketahui penyebab kebakaran itu. Apakah ada kesengajaan atau karena sebab lain. Harun berharap penyebabnya segera diketahui sehingga polisi bisa bertindak dan mengambil kesimpulan dari insiden itu.
Informasi awal yang berkembang, sebelum kebakaran itu ada pengerjaan pengelasan. Meski belum dipastikan sebagai penyebabnya, diduga percikan api dari pengelasan menjadi awal kebakaran. "Belum bisa dipastikan tanpa hasil penyelidikan Labfor dan Inafis, " kata Harun.
Untuk kepentingan penyelidikan kebakaran yang mengakibatkan kerugian materiil Rp 1 triliun ini, polisi sudah memintai keterangan tiga orang saksi dari PT WIN. "Tiga orang sudah kita mintai keterangan dan mereka adalah karyawan perusahaan, " katanya.
Untuk kepentingan penyelidikan, jumlah saksi yang dimintai keterangan bisa bertambah. Termasuk meminta keterangan dari pemilik perusahaan yang bergerak di bidang industri spare part sepeda motor tersebut.
Kebakaran hebat di PT WIN terjadi lebih dari empat jam dan menghancurkan semua bangunan dan isinya. Api baru bisa dipadamkan setelah dikerahkan 15 armada pemadam ke lokasi, termasuk dari Bojonegoro. ***
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kebakaran-di-lamongan.jpg)