Biodata Cewek Cantik yang Tertangkap Basah Berhubungan Badan di Kamar Mandi Room Karaoke

Terungkap biodata cewek cantik yang tertangkap basah sedang berhubungan badan dengan seorang pria di kamar mandi room karaoke di Kota Madiun.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Tri Mulyono
SURYA.CO.ID/RAHADIAN BAGUS
Tempat karaoke di Kota Madiun ini digerebek polisi karena pemandu karaokenya tertangkap basah berhubungan badan dengan pengunjung. 

SURYA.CO.ID, MADIUN - Terungkap biodata cewek cantik yang tertangkap basah sedang berhubungan badan dengan seorang pria di kamar mandi room karaoke di Kota Madiun.

Wanita itu adalah seorang pemandu karaoke atau LC di In Lounge Pub & Karaoke, Jalan Bali, Kota Madiun.

Tempat hiburan malam itu digerebek oleh tim dari Unit III Asusila, Ditreskrimum Polda Jatim, Rabu (9/9/2020) malam. 

Dilansir dari tribratanewspoldajatim.com, tempat In Lounge Pub & Karaoke diduga menyediakan LC atau pemandu lagu yang dapat melakukan layanan hubungan badan dengan pengunjung.

Awalnya pada 9 September 2020, polisi menerima informasi bahwa waiters di In Lounge Pub & Karaoke juga menyediakan layanan hubungan badan antara pemandu lagu dengan pengunjung Pub.

Informasi itu langsung ditindaklanjuti dan buktinya benar.

Usai dilakukan penggerebekan, langsung dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan ditemukan seorang LC beserta tamu sedang melakukan hubungan badan di kamar mandi room In Lounge Pub & Karaoke.

Sedang barang bukti yang diamankan berupa uang tips Rp 400.000, uang tips ML Rp 1.500.000, uang tips LC, bill dari kasir, kondom bekas, kondom belum terpakai, celana dalam pria dan celana dalam wanita.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, ketika dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp belum membalas, pada Sabtu (12/9/2020).

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Madiun, Sunardi Nurcahyono, membenarkan kejadian tersebut.

Namun, pihaknya belum dapat memberikan sanksi terhadap pengelola tempat hiburan malam sebelum ada kepastian hukum dari pihak yang berwenang.

"Kami masih belum tahu hasilnya seperti apa.

Kami masih menungu hasil dari Polda Jatim, baru bisa melangkah selanjutnya. Jadi kami belum bisa melangkah sebelum ada kepastian hukum," jelasnya, Minggu (13/9/2020) ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia menuturkan, terkait dengan sanksi terhadap pengelola usaha yang diduga melanggar, pihaknya akan melakukan kajian sesuai dengan aturan yang berlaku.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved