Bacaan Tahlil Singkat dan Doa Arwah Tulisan Arab, Latin dan Terjemahan
Susunan tahlil atau bacaan tahlil singkat dan doa arwah berikut ditulis Arab, latih dan terjemahan. Bisa dibaca saat ziarah kubur atau setelah shalat.
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Iksan Fauzi
SURYA.co.id - Berikut bacaan tahlil singkat atau susunan tahlil dan doa arwah, yang ditulis dalam Bahasa Arab, latin dan terjemahan.
Membaca tahlil dan mendoakan arwah atau orang yang sudah meninggal dunia, adalah kebiasaan masyarakat Nahdlatul Ulama (NU) di hari Kamis malam Jumat.
Bacaan tahlil biasanya dibaca saat ziarah kubur atau setelah Shalat Maghrib bersama-sama di Mushalla.
Mengutip buku Yasin dan Tahlil, dilengkapi Literasi dan Makna Tahlil oleh M. Quraish Shihab, Penerbit Lentera Hati, kata Tahlil diambil dari kalimat Tauhid Laa Ilaaha Illa Allah.
Dijelaskan dalam buku tersebut, Nabi Muhammad SAW bersabda, bahwa:
"Semulia-mulia/sebaik-baik yang saya ucapkan dan diucapkan oleh nabi-nabi sebelumku adalah Laa Ilaaha Illa allah".
Nabi Muhammad juga berpesan kepada yang hidup bahwa:
"Perbaruilah iman kalian dari saat ke saat. Ketika ditanya, 'Bagaimana memperbaruinya?', beliau nenjawab: "perbanyaklah mengucapkan Laa Ilaaha illa Allah.
Berikut bacaan tahlil singkat yang dirangkum Surya.co.id dari berbagai sumber selengkapnya:
1. Membaca Al-Fatihah
Membaca Al Fatihah untuk Nabi Muhammad SAW, guru-guru, orangtua yang sudah meninggal (ahli kubur)
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang."
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/beribadah-berdoa-bersama-sholat-salat.jpg)